Melihat Nirin Reje, Tradisi Memandikan Raja Lokop

-

- Advertisment -

Melihat Nirin Reje, Tradisi Memandikan Raja Lokop

Reje Serbajadi mengikuti upacara nirin reje pada Sabtu, 9 Juli 2016.
Reje Lokop yang juga merupakan Camat Serbajadi, Ahmad (tengah), mengikuti upacara nirin reje pada Sabtu, 9 Juli 2016.

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Masyarakat di Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, mengadakan acara tradisi adat Nirin Reje, Sabtu, 9 Juli 2016.

Nirin Reje merupakan tradisi adat memandikan raja dan permaisurinya. Dalam konteks kekinian, reje (atau raja) yang dimaksud adalah camat yang telah diberikan gelar raja oleh tokoh adat setempat. Setelah raja dan istri di-peusijuek (ditepungtawari), para hadirin disuguhkan dengan tarian Saman Gayo. Kemudian setelah prosesi tersebut selesai, raja beserta sang istri langsung dibawa untuk dimandikan di sungai oleh seluruh perangkat desa dan seluruh tokoh masyarakat Lokop, Serbajadi.

 Sepanjang perjalanan menuju tempat pemandian (sungai) yang telah disiapkan oleh panitia, masyarakat yang ikut seperti kaum laki- laki mengumandangkan takbir yang diiringi alat musik rebana yang dimainkan oleh kaum perempuan. Konon, tradisi itu telah dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat di wilayah pedalaman Aceh Timur tersebut.

“Tradisi ini hanya ada di wilayah Lokop Serbajadi, dan dilaksanakan saat perayaan hari raya Idul Fitri,” ujar Camat Serbajadi, Ahmad, didampingi istrinya Cut Hasanah TA.

Setelah prosesi Nirin Reje selesai, acara dilanjutkan dengan silaturrahmi dan makan bersama di rumah dinas Camat Serbajadi. Acara tersebut juga turut dihadiri oleh imum mukim, geuchik, serta para sekdes di Kecamatan Serbajadi. Selain itu okut serta tokoh adat, pemuda, tokoh masyarakat dan unsur muspika kecamatan. []

REPORTER: ZAMZAMI ALI

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda