Keadilan Dinilai Telah Mati, Warga Nagan Raya Usung Keranda Jenazah

-

- Advertisment -

Keadilan Dinilai Telah Mati, Warga Nagan Raya Usung Keranda Jenazah

Ilustrasi (www.merdeka.com)
Ilustrasi (www.merdeka.com)

KLIKKABAR.COM, NAGAN RAYA – Ratusan warga dari Gampong Cot Mee dan Cot Rambong, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, Senin siang, 2 Mei 2016 kembali menggelar aksi unjukrasa di depan Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat, guna mengawal proses persidangan empat warga mereka yang kini dijadikan terdakwa dalam kasus pembakaran barak milik PT Fajar Baizuri and Brothers yang terjadi pada pertengahan tahun 2015 lalu.
Menurut warga, mereka terpaksa melakukan asi unjukrasa lantaran mereka tidak terima keempat warga masing-masing Asubki, Chaidir, Musilan serta Julinaidi dituduh sebagai pelaku pembakaran barak perusahaan.
Mengingat saat kejadian, keempat pelaku sama sekali tak berada di lokasi kejadian dan seorang diantara warga ini sedang berada di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam aksinya, massa turut mengusung sebuah keranda jenazah di depan kantor pengadilan serta membawa surah Yaasin sebelum melakukan aksi unjukrasa. Menurut warga, keranda itu diusung dalam aksi lanjutan karena mereka menilai saat ini keadilan telah mati.
Saat membaca surah Yaasin, masyarakat peserta aksi terlihat menangis berlinang air mata.**(Serambi)

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda