Cerita Miris Abdullah: Terpaksa Tinggal di Rumah dari Spanduk Bekas Konflik Aceh

-

- Advertisment -

Cerita Miris Abdullah: Terpaksa Tinggal di Rumah dari Spanduk Bekas Konflik Aceh

Rumah Abdullah di Aceh Timur. (Zamzami Ali/Klikkabar)
Rumah Abdullah di Aceh Timur. (Zamzami Ali/Klikkabar)

KLIKKABAR.COM, IDI RAYEUK – Dua bersaudara, Abdullah 70 tahun dan kakak kandungnya, Rukiyah 73 tahun, yang merupakan warga kurang mampu di Desa Keude Blang, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, dibuat terharu dengan kedatangan Bupati Aceh Timur, Hasballah HM. Thaib atau yang akrab disapa Rocky, Rabu, 18 Mei 2016.
Abdullah, yang selama ini tinggal di rumah tak layak huni, kini akan dibangun rumah dhuafa, bantuan dari Dinas Sosial. Sedangkan kakak kandungnya Rukiyah, yang selama ini menderita penyakit lumpuh, mendapat bantuan kursi roda. Selama ini, Rukiyah tinggal di rumah saudara kandungnya di Desa Buket Pala, Idi Rayeuk.
“Alhamdulillah, berkat bantuan kursi roda akhirnya saya sudah bisa keluar rumah, karena selama ini untuk bergerak saja sulit, sebab saya hanya bisa duduk di atas papan roda,” kata Rukiyah usai menerima kursi roda dari Kepala Dinas Sosial Aceh Timur, M Yasin didampingi TKSK Idi rayeuk, Rahmad Hidayat.
Bupati Rocky mengaku sangat terkejut saat mendapat laporan warga Idi Rayeuk yang menetap di rumah tak layak huni, sehingga hari itu juga Rocky bersama instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial, pergi melihat langsung rumah milik Abdullah yang berada di Desa Keude Blang, bahkan Rocky mengambil kebijakan untuk merehab dan membangun rumah milik Abdullah hari itu juga.
Di hadapan Bupati Rocky, Abdullah menceritakan bahwa rumah milik orangtuanya dulu rusak di masa konflik melanda Aceh. Setelah rumahnya dirusak orang tak dikenal, lalu dirinya terpaksa harus menumpang di rumah tetangga.
Setelah damai, Abdullah bersama adik dan kakaknya yang juga belum menikah membuat rumah dari berbagai spanduk bekas sebagai tempat tinggal. []
REPORTER: ZAMZAMI ALI

BERITA TERBARU

- Advertisement -

Berita Populer

- Advertisement -

Mungkin Anda SukaBERITA TERKAIT
Rekomendasi untuk Anda