Home / ACEH / Peringatan Keras Kapolda untuk Oknum yang Lakukan Intimidasi dalam Pilkada

Peringatan Keras Kapolda untuk Oknum yang Lakukan Intimidasi dalam Pilkada

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Djambak mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan sejumlah daerah yang rawan akan gangguan keamanan menjelang Pilkada serentak di Aceh pada tahun 2017.

Hal tersebut dilakukan agar gangguan-gangguan keamanan dalam Pilkada dapat dicegah dan proses demokrasi yang melibatkan seluruh masyarakat Aceh dapat berjalan aman dan damai.

“Kita semua berharap, Pilkada yang akan diselengarakan secara serentak dapat berjalan dengan aman dan damai, terbangun demokrasi di Aceh yang transparan, cerdas dan berkepribadian.  Dan pada akhirnya akan terpilih pemimpin yang amanah untuk kesejahteraan masyarakat Aceh,” tegasnya. Senin 26 Desember 2016.

Terkait tindakan yang kerap kali terjadi menjelang Pilkada seperti ancaman dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Kapolda Aceh menegaskan, masyarakat tak perlu takut terhadap segala bentuk ancaman atau apapun dari siapapun yang mencoba mempengaruhi hak pilihnya.

“Masyarakat tidak perlu takut atau khawatir terhadap intimidasi dari siapapun dan atau bentuk apapun yang akan mempengaruhi hak pilih saudara-saudara sekalian,” ujarnya.

Dia menambahkan, agar masyarakat menggunakan hak pilih pada 15 Februari 2017 mendatang sesuai pilihannya masing-masing.

Sementara itu, dalam hal penegakkan hukum terkait Pilkada, pihaknya akan menangani secara profesional dan tidak akan memberi peluang kepada siapa pun untuk melakukan pelanggaran hukum dan tindak pidana dalam Pilkada.

“Dalam rangka penegakan hukum, polri akan bertindak secara profesional dan proporsional terhadap siapapun yg melakukan pelanggaran hukum atau tindak pidana,” ujarnya.

Dia juga meminta kepada seluruh komponen masyarkat agar melaporkan setiap bentuk intimidasi menjelang pelaksanaan Pilkada.

“Laporkan kepada aparat TNI atau Polri, bilamana dirasakan atau diketahui ada orang atau sekelompok orang yang melakukan intimidasi,” pinta Kapolda.

Terkait keamanan Pilkada, katanya, pihak Kepolisian dan TNI telah disiapkan untuk memberi rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya pada Februari 2017 mendatang.

“Aparatur TNI dan Polri tidak akan pernah ragu dalam memberikan keamanan dan perlindungan kepada masyarakat selama Pilkada 2017,” tutup Kapolda Aceh.