Illiza Sa’aduddin Djamal, calon Walikota Banda Aceh periode 2017-2022.
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pasangan Calon Walikota Banda Aceh nomor urut satu Illiza Sa’aduddin Djamal dan Farid Nyak Umar pada Senin 14 November 2016 sore, melakukan kunjungan ke Rumah Rehabilitasi Narkoba Yayasan Tabina Aceh di jalan Garot No.6 Desa Garot, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.
Kunjungan Illiza-Farid ini mendapat antusias dari puluhan mantan pecandu yang sedang dalam masa pemulihan. Mereka menaruh harapan besar pada sosok perempuan yang konsen terhadap Syariat Islam dan persoalan sosial.
“Kami ini sudah dianggap sebagai sampah masyarakat oleh sebagian orang, bahkan ada dari kami yang tidak dianggap lagi sebagai keluarga karena kesalahan yang kami lakukan,” curhat salah seorang mantan pecandu dari Banda Aceh yang sedang direhab.
Dalam kesempatan itu mereka turut mengharapkan do’a bimbingan dari Illiza agar mereka bisa terlepas dari jeratan pengaruh narkoba dan bisa kembali ke pelukan keluarga dan masyarakat serta melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi agama dan negara.
“Bagi saya, hari ini ibu Illiza layaknya titisan Aulia yang bersedia menjenguk dan membesuk kami, disaat kebanyakan orang menjauhi kami karena sudah dianggap layaknya sampah masyarakat,” curhatnya lagi.
Dalam kesempatan ini, ia turut mendo’akan agar Illiza kembali menjadi Walikota Banda Aceh untuk memimpin rakyat Kota Banda Aceh yang lebih baik, sejahtera dan dekat dengan agama.
“Tolong ibu bimbing kami. Perhatikan kami saat keluar dari pemulihan ini. Kami yakin ibu Illiza bisa memberikan pekerjaan yang layak nantinya,” harapnya.
Sementara Illiza dalam tausiahnya meminta kepada para peserta yang sedang direhab untuk tidak berkecil hati apalagi menganggap diri sebagai sampai masyarakat.
“Bersyukurlah kalian berada di rumah rehab karena kalian orang-orang yang mendapat hidayah untuk membersihkan diri dari kecanduan narkoba dan kembali ke jalan Allah. Masih banyak diluar sana yang yang masih hidup dalam ketergantungan,” ujar Illiza.
Dalam kesempatan ini, Illiza juga berpesan agar para peserta rehab untuk tekun mengikuti setiap kegiatan selama dalam masa rehabilitasi terutama pembekalan terhadap ilmu-ilmu agama agar menjadi orang-orang yang bermanfaat bagi masyarakat, agama dan negara.
“Tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Semua oarang pernah melakukan kesalahan, namun yang sangat penting adalah kita sadar dengan kesalahan yang kita lakukan dan mau bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Allah mencintai orang-orang yang bertaubat. Kalian adalah orang-orang yang dicintai dan diridhai oleh Allah,” ujar Illiza menasehati dengan meneteskan air mata. []
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan