Home / ACEH / BKKBN: Usia Ideal Menikah 21 dan 25 Tahun

BKKBN: Usia Ideal Menikah 21 dan 25 Tahun

Foto: Kepala BKKBN pusat, Surya Chandra Surapaty (kedua dari kanan) saat berada di kantor BKKBN perwakilan Aceh, Senin 17 Oktober 2016.

Foto: Kepala BKKBN pusat, Surya Chandra Surapaty (kedua dari kanan) saat berada di kantor BKKBN perwakilan Aceh, Senin 17 Oktober 2016.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia Surya Chandra Surapaty mengatakan batasan usia ideal warga Indonesia untuk membina rumah tangga yaitu umur 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKKBN RI saat melakukan kunjungan kerja ke kantor BKKBN Perwakilan Aceh, di Banda Aceh, Senin 17 Oktober 2016 pagi tadi.

“Usia ideal untuk pernikahan bagi perempuan yaitu umur 21 tahun. Kalau untuk pria (minimal) 25 tahun,” ujar Surya Chandra.

Ia mengatakan, menurut kesehatan, perempuan yang menikah diusia 21 tahun dan pria usia 25 tahun lebih siap dalam membina rumah tangga baik secara mental maupun seacara fisik, ketimbang yang berumah tangga dibawah usia tersebut.

Surya Chandra juga mengatakan, usia pernikahan dini di Indonesia saat ini masih cukup tinggi. Disebutkannya, kasus pernikahan dini masih kerap ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia dengan usia pernikahan dini antara 16 hingga 19 tahun bahkan ada yang di bawah itu.

“Maka dari itu pihaknya terus mengkampanyekan usia pernikahan yang ideal yaitu umur 21 dan 25 tahun. Pernikahan dini akan berefek pada gagalnya rumah tangga yang berakibat pada keluarga yang tidak sehat, selain itu juga beresiko pada kematian ibu melahirkan, karena salah satu penyebabnya adalah usia yang terlalu muda saat hamil,” jelasnya.

“Oleh karena itu, untuk mewujudkan keluarga yang sehat salah satunya dengan menikah diusia yang sudah matang, yaitu usia 21 dan 25 tahun,” sebutnya.

Disamping itu, tambah Surya Chandra, untuk mewujudkan keluarga sejahtera, pihak BKKBN terus menggerakkan Program Keluarga Berencana (KB), yang merupakan program nasional.

BKKBN, katanya, juga akan terus memabangun Kampung Keluarga Berencana (KB) di seluruh kecamatan di Indonesia. Sebab, keberhasilan program KB akan sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kesejahteraan keluarga untuk menuju Indonesia yang lebih baik.

“Kampung KB juga salah satu inovasi strategis dalam upaya merealisasikan kegiatan-kegiatan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) secara utuh dan terintegrasi,” ungkapnya. []