Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si. (Muzakir MK/Klikkabar)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Dari 7 Provinsi di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2017 mendatang, Aceh merupakan provinsi yang paling rawan terjadinya kecurangan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI) Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si, kepada Klikkabar.com, saat diwawancarai di Pasca Sarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu 12 Oktober 2016.
Ia menyebutkan, diantara indikator yang membuat Aceh sebagai provinsi paling rawan terjadi kecurangan saat Pilkada mendatang, salah satunya adalah Aceh provinsi paling banyak kandidat yang akan bertarung.
“Ada tiga calon dari partai dan tiga calon dari independen. Tiga calon dari partai ini ada dari Partai lokal dan ada dari Partai Nasional. Karena faktor inilah Aceh sangat rawan dan rentan terjadi kecurangan. Belum lagi dinamika politik yang akan terjadi di kabupaten/kota,” ujarnya.
“Akan tetapi sangat rawan ini bukan berarti akan semua ada ancaman-ancaman, tapi ini hanya sebagai antisipasi dan peringatan dini agar kecurangan tidak terjadi,” sebutnya.
Katanya, indikator-indikator yang bisa menimbulkan kecurangan saat Pilkada nantinya bukan hanya muncul dari kontestan pilkada atau calon, kecurangan juga bisa muncul dari penyelenggara pemilu dan pemilih. Disamping itu, Aceh punya dinamika sangat tinggi yang berbeda dengan daerah lain di Indonesia.
“Oleh karena Bawaslu melalui Panwaslih Aceh dan Kabupaten/Kota terus melakukan sosialisasi kepada semua stakeholder di Aceh, baik masyarakat umum, mahasiswa, politisi, media massa dan lain sebagainya. Dengan harapan, potensi rawan dan kecurangan tidak muncul ke permukaan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, ia mengharapkan peran serta masyarakat Aceh, terutama para mahasiswa dan pemilih pemula untuk turut berpartisipasi dalam mengawal pelaksanaan pilkada 2017 mendatang, sehingga indeks kecurangan di Pilkada Aceh bisa berkurang.
“Kalau kerawanan ini dapat kita antisipasi dengan baik secara bersama-sama, ini akan jadi prestasi dan Aceh akan jadi contoh bagi daerah lainnya di Indonesia,” pungkas Bawaslu RI.
MUZAKIR MK
Apa Komentar Anda?
komentar
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan