AKBP Adnan atau yang sering disebu ‘Polisi meu pepe pep” saat foto bersama dengan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo.
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Nama AKBP Drs H Adnan yang lebih dikenal dengan sebutan polisi “meu pep-pep” kian melejit ditelinga masyarakat Kota Banda Aceh, mungkin kalau tidak ada yang mengenal dengan istilah polisi “meu pep pep” bisa dibilang ia jarang keluar ke jalan Kota Banda Aceh.
Bahkan tokoh nasional sekaliber Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Yuddy Chrisnandi, Amir Faisal, Sudirman alias Haji Uma telah memberi komentar terhadap sosok polisi yang satu ini.
Terakhir, pada Kamis 14 April 2016 kemarin, AKBP Drs H Adnan juga sempat berjumpa dengan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo usai melakukan deklarasi/melantik pengusrus Perindo Aceh dan DPC di Gedung Amel Convention Centre, Banda Aceh.
Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa sosok Adnan yang dijuluki polisi “meu pep pep” sangat luar biasa dalam hal kepedulian sosial. Ia juga kagum dengannya dalam memberi penyadaran kepada masyarakat akan aturan berlalu lintas.
Bahkan yang lebih mengejutkan lagi bagi Heri Tanoe adalah ia sempat berkomunikasi dengannya melalui handphone..
“Saya belum tiba ke Aceh, Pak Adnan sudah aktif berkomunikasi dengan saya, yang membuat saya heran lagi no HP saya sudah ada sama dia,” ujar ujar Bos MNC Grup itu.
Ketum Perindo Pusat yang turut didamping Ketua Perindo Aceh Hamdani berpesan agar Adnan kalau mau maju sebagai calon Walikota Banda Aceh harus serius.
“Saya dengar kabar Pak Adnan mau maju sebagai calon Walikota Banda Aceh, kalau memang benar, ya harus serius untuk mencalonkan diri. Harus ada persiapan yang lebih matang lagi,” ungkap Heri Tanoe. []
KlikKabar.com Jujur Mengabarkan