Home / BERITA TERBARU / Prabowo Kaget KPK Obok-Obok Kakak Beradik Kader Gerindra

Prabowo Kaget KPK Obok-Obok Kakak Beradik Kader Gerindra

gerindra

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman mengaku terkejut dengan penangkapan Ketua komisi, Mohamad Sanusi pada operasi tangkap tangan (OTT) yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis 31 Maret 2016 malam.

Selain menciduk, komisi antirasuah itu juga menyegel ruang kerja kakak kandung Sanusi, Mohamad Taufik yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

“Saya pun kaget itu bisa terjadi. Sejauh ini saya belum tahu apa masalahnya,” ujar Prabowo, Jumat 01 Maret 2016.

Sejauh ini, sambung dia, belum ada tindak lanjut yang akan dilakukan DPRD DKI, maupun partainya yang bersama-sama dengan Sanusi bernaung di Partai Gerindra.

“Yang pasti Partai Gerindra akan melakukan langkah-langkah untuk menyikapi persoalan ini,” terang Prabowo.

Diberitakan sebelumnya, tiga ruang kerja Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis 31 Maret 2016 malam.

‪Pantauan Rimanews di lokasi, ketiga tempat tersebut adalah Ruang Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Mohamad Taufik. Pintu masuk menuju ruang pimpinan Komisi D (Pembangunan) dan ruang kontrol atau CCTV di lantai 1 gedung lama. Ketiganya disegel dengan pita berwarna merah bertuliskan KPK.‬

‪Sedangkan ruangan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi yang kabarnya dicokok KPK tidak dibentangkan garis kemanan KPK atau disegel.

‪Bahkan, pintu masuk pertama dengan ruangan sekira seluas 2×5 meter persegi terbuka. Hanya bagian dalam, yang memuat ruang kerja seluas 4×5 meter persegi terkunci dan gelap.‬

‪Diketahui, KPK melakukan dua kali OTT pada Kamis tengah malam. Salah satunya, menyangkut anggota DPRD DKI asal Fraksi Gerindra.‬

Kabarnya, sosok tersebut merupakan Bendahara DPD Gerindra DKI yang juga Ketua Komisi D DPRD, Mohamad Sanusi. Sebab, Jaguar bernopol B 123 RX miliknya kini terparkir di gedung komisi antirasuah. (Rima)