Audisi Indonesian Model Hunt 2016 yang dibubarkan Pemko Banda Aceh. (Jalimin/Serambi Indonesia)
KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Wakil Ketua Komisi C DPRK Banda Aceh Daniel Abdul Wahab mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh harus memberi teguran keras kepada pihak penyelenggara maupun pihak hotel terkait penyelenggaraan audisi model di Aceh yang dinilai tak sejalan dengan penerapan syariat Islam.
Pernyataan ini terkait pembubaran Indonesian Model Hunt 2016 di Hotel Grand Naggroe oleh Pemko Banda Aceh, Minggu, 28 Februari 2016. Pemko menyebut acara tersebut tak memiliki izin serta menampilkan busana yanhg tak sesuai syariat Islam.
“Ini harus ada peneguran tegas baik pihak hotel maupun panitia,” kata Bung Daniel sapaan Akrab Daniel kepada Klikkabar.com, Minggu malam, 28 Februari 2016.
Ia menjelaskan, kegiatan yang sangat mengejutkan tersebut membuat rakyat Aceh terluka, seolah-olah martabat dan harga diri rakyat Aceh tidak berguna lagi. Oleh sebab itu, Bung Daniel -sebutan akrab Daniel Abdul Wahab- meminta pihak terkait mengusut motif acara tersebut.
Berita Sebelumnya:
Dianggap Mengumbar Aurat, Indonesia Model Hunt Dinilai Jadi Aib Penegakan Syariat di Aceh
Soal Pembubaran Indonesia Model Hunt, Illiza: Karena Tidak Ada Izin dan Melanggar Syariat
Anggota DPRA: Usir Mereka Dari Aceh
Terkait Pemilihan Model Aceh, Cagee: Jangan Gara – Gara Mereka Aceh Mendapat Bala
Haji Uma: Taharap Keupageu, Pageu Pajoeh Pade, Taharap Keurusoek Jiethoek Hate
[Foto] Para Kontestan Pemilihan Model Aceh di Kota Madani
Ghazali Abbas Senator Aceh: Panitia Telah Mengotori Kota Madani Dengan Acara Jahiliyah
Terkait Dibubarkan Acara Pemilihan Model Aceh Berpakaian “Sakit Mata”, Panitia: Jangan Sorot Saya
Wali Kota Banda Aceh Bubarkan Acara Pemilihan Model Aceh Berpakaian “Sakit Mata”
“Seharusnya mereka sebelum melakukan kegiatan harus memikirkan bahwa ini kota madani, kita mencurigai bahwa ini ada indikasi bahwa ada peralihan isu di balik rakyat Aceh yang melakukan kecaman terhadap Miss Indonesia beberapa hari yang lalu,” sebut Bung Daniel.
“Ini perlu ada evaluasi kenapa dilakukan, apakah ada settingan otak pelaku terkait kejadian tadi. Pihak hotel dan panitia harus bertanggung jawab, ini harus diusut,” tutup Bung Daniel. []
REPORTER: MUHAMMAD FADHIL
Klikkabar.com Jujur Mengabarkan
