Home / ACEH / Harga BBM Turun, Nelayan Aceh : Belum Bisa Membantu Kami

Harga BBM Turun, Nelayan Aceh : Belum Bisa Membantu Kami

034522200_1443607686-20150930-Pom-Bensin-BBM-SPBU-Jakarta-03

@Google

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Terhitung sejak 5 Januari 2016, harga BBM diperkirakan akan mengalami penurunan harga dari harga sebelumnya Rp.7300 menjadi Rp.7150 untuk jenis premium, sementara untuk solar sebelumnya dipasarkan dengan harga Rp. 6700 turun menjadi Rp. 5950. Meski demikian, nelayan merasa tidak ada pengaruh dengan harga BBM tersebut yang diperkirakan turun harga, “turun Rp. 150 untuk premium, sementara solar Rp. 600 juga belum bisa membantu kami saat ini, ” ungkap lubis saat di temui klikkabar.com, Senin 4 Januari 2016.

Menurutnya, kebijakan yang diambil pemerintah kurang tepat, dengan menurunkan harga BBM, tapi bahan pokok tetap saja melambung tinggi dipasaran. Lebih lanjut, kata dia, harga ikan di pasar ditentukan oleh konsumen, “kita tidak bisa mengatur harga ikan. Jika cuaca bagus maka harga ikan murah. Jika cuaca buruk baru mahal bukan berdasarkan BBM, tapi berpengaruh dengan biaya saat melaut.” Ungkap pawang ini

Sementara itu supir angkutan umum. Ikhsan mengatakan “kalau kami lebih baik naik, karena biaya yang dibayar penumpang selalu di bawah ketetapan (Organisasi Angkutan Darat) Organda, sehingga supir mau tidak mau harus kami terima ongkos dari penumpang.”

Ia berharap “pemerintah seharusnya memperhatikan masyarakat, jangan saja memainkan harga bbm. Tapi berfikir membuka lapangan kerja, dan menstabilkan harga bahan pokoknya.”

Reporter : Muhammad Aliza