Home / BERITA TERBARU / Mahasiswa Kupas 14 Tahun Damai Aceh di Jakarta

Mahasiswa Kupas 14 Tahun Damai Aceh di Jakarta

Foto: Istimewa.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Mahasiswa dan pemuda aceh di jakarta mengadakan refleksi 14 Tahun MoU RI-GAM di Jakarta. Panitia penyelenggara Agussalim  menyampaikan bahwa, awal mula gagasan dialog publik ini lahir melalui diskursus kecil-kecilan dengan beberapa mahasiswa di Jakarta dengan melihat keprihatinan terhadap kondisi aceh saat ini.

“Aceh sebelum proses penandatanganan MOU menjadi daerah yang paling ditakuti karena eskalasi perang dan kekerasan yang tinggi. Setelah MOU, Aceh kini perlahan-lahan berubah menjadi daerah yang aman dan bebas konflik,” ungkap Agus, Rabu (14/8/2019).

Agus menerangkan yang jadi pembicara dalam refleksi ini yakni antara lain Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil, mantan Wagub Aceh Muhammad Nazar, senator Aceh Fachrul Razi, Juha Christensen. Acara ini untuk merefleksi kondisi Aceh masa lalu, saat ini dan masa mendatang, agar permasalahan saat ini yang dihadapi oleh masyarakat aceh mampu memberikan jalan keluarnya.

“Dialog publik ini digelar di Mess Aceh, Rabu (14/8/2019) pukul 14.00 WIB,” sebutnya.

Sekadar catatan, setelah 14 Tahun Aceh damai, Aceh masih urutan pertama angka kemiskinan di Sumatera dengan persentase penduduk miskin tertinggi sebesar 15,68 persen. Sedangkan dilihat dari besaran data Otonomi Khusus (otsus) yang diterima Aceh setiap tahun tidak berbanding lurus dengan menurun angka kemiskinan di Aceh. Hal inilah yang mesti dan perlu untuk disikapi secara serius dengan kondisi Aceh yang masih memprihatinkan.