Home / BERITA TERBARU / Ground Breaking KIA Ladong 31 Agustus

Ground Breaking KIA Ladong 31 Agustus

Foto: Istimewa.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Proses pemerataan Kawasan Industri Aceh Ladong (KIA Ladong) Aceh Aceh sudah mencapai 75 persen. Direncanakan, jadwal ground breaking  KIA Ladong pada Sabtu, 31 Agustus mendatang untuk pembangunan Pusat Logistik Berikat  (PLB)  yang dibangun oleh perusahaan transportasi logistik nasional PT Trans Continent.

“Kami terus mengebut pemerataan lahan untuk ground breaking  KIA Ladong pada akhir bulan ini. Dirut PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) Zubir Sahim menyatakan kepastian ground breaking pada 31 Agustus,” kata CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid di Perth, Australia, Selasa (13/8/2019))

Ismail menyatakan telah memobilisasi alat-alat berat seperti  excavator, crane, forklift, genset, container dan personel operator dari Regional Hub Trans Continent  di Tanjung Morawa di Sumatera Utara ke Ladong.

Hasilnya, hingga laporan terbaru pada Jumat (9/8/2019), sudah selesai 75% diselesaikan.  Ismail memastikan, segala persiapan akan rampung jelang 31 Agustus mendatang.

“Semua pihak mendukung aksi nyata PT Trans Continent untuk melalukan investasi di Aceh. ini pecah telur agar yang lain juga investasi. Tidak lagi akan-akan,” ajak Ketua Ikatan Alumni Unsyiah untuk Jakarta dan sekitarnya.

Sebelumnya, perusahaan milik Pemerintah Aceh yakni PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) sudah teken kerja sama pembangunan KIA Ladong dengan investor nasional yang bergerak dalam usaha  transportasi logistik nasional PT Trans Continent pada 25 April lalu.

Sebagai tindak lanjut dari kerjasama tersebut, tahap awal PT Trans Continent akan membangun pusat logistik berikat (PIB) di areal seluas 6 hektare dan pusat distribusi barang-barang logistik di areal 4 hektare dengan total 10 hektare di KIA.

“Tujuan pengembangan ini untuk menjadikan KIA Ladong sebagai “Hub Distribution” untuk komoditi yang dihasilkan dari Aceh maupun menampung barang impor dan ekspor. Kami akan kembangkan kawasan ini sebagai ‘shore base’ untuk perusahaan perminyakan, pertambangan dan proyek-proyek  strategis yang akan menanam investasi di Aceh,” pungkas Ismail yang memiliki kantor cabang PT Trans Continent di Perth.