Home / ACEH / Komplotan Curanmor ‘Polisi Gadungan’ Dibekuk

Komplotan Curanmor ‘Polisi Gadungan’ Dibekuk

Ilustrasi barang bukti sepeda motor curian yang diamankan di Mapolres Aceh Timur. (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, LANGSA – Personel Sat Reskrim Polres Langsa berhasil menangkap komplotan pencurian sepeda motor (curanmor). Dari 4 pelaku satu diantaranya wanita yang berperan sebagai penadah.

Kapolres Langsa, AKBP Andy Hermawan SIK, M.Sc, melalui Kasat Reskrim Iptu Agung Wijaya Kusuma, Jum’at (9/8/2019) mengatakan, keempat tersangka yakni SH (24) wanita asal Desa Air Hitam, Kecamatan Gebang, Langkat, Provinsi Sumut.

Lalu, DR (22) warga Desa Lhoek Medang Ara, HD (24) dan AS (24) warga di Desa Seunebok Baru, semuanya di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang.

Agung menjelaskan, modus pelaku pelaku mengaku anggota Polisi untuk menakuti korban, dengan cara mencari-cari kesalahan para korbannya.

“Komplotan ini beraksi selalu memilih di jalan sepi, diantaranya di Jalan Lingkar PTPN I – Timbang Langsa, Jalan SMP N 2 Langsa dan di Jalan Gampong Cinta Raja Kecamatan Langsa Timur,” ujarnya.

Dari tiga lokasi itu, tambah Agung, komplotan pelaku curanmor tersebut berhasil merampas tiga sepmor dan sejumlah handphone milik para korban.

“Uang hasil penjualan sepmor curian itu digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi serta untuk judi online,” jelasnya.

Dari para komplotan ini, polisi menyita barang bukti (BB) 3 unit sepmor, masing-masing Honda Beat warna hitam dan Honda Beat warna biru putih serta  sepmor Honda Sonic warna hitam semuanya tanpa nopol yang dipakai pelaku untuk curanmor.

“Atas perbuatannya itu, mereka dipersangkakan melanggar Pasal 365 Jo 480 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan atau pertolongan jahat dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun,” pungkasnya.

Lihat Juga: Kejam, Bayi di Langsa Dibuang di Kebun Sawit

Terduga Teroris, Densus 88 Amankan 1 Warga Langsa

Pembibitan Ganja di Hutan Mangrove Langsa Digerebek