Home / ACEH / Iskandar Al-Farlaky Surati Dubes RI Terkait Nelayan Aceh Timur di Malaysia

Iskandar Al-Farlaky Surati Dubes RI Terkait Nelayan Aceh Timur di Malaysia

Foto:Klikkabar.com

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Anggota Dewan Perwakilan Aceh (DPRA) Iskandar Usman Al-Farlaky menyurati Duta Besar Indonesia untuk Malaysia terkait dengan tiga orang nelayan yang berasal dari Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, yang dilaporkan terombang-ambing di perairan Selat Malaka. Mereka kemudian diselamatkan oleh nelayan asal Keudah, informasi terakhir, nelayan tersebut kini masih tertahan di Malaysia.

Oleh sebab itu, Iskandar Usman Al-Farlaky yang juga ketua Fraksi Partai Aceh berinisiatif menyurati Dubes RI di Kuala Lumpur terkait nelayan tersebut.

“Kita berharap, pihak pemerintah Indonesia melalui Dubes RI di Malaysia bisa dengan cepat menemukan solusi penanganan ke tiga orang nelayan asal Aceh Timur ini, mengingat kondisi keluarga mereka yang mungkin mulai cemas” katanya kepada media ini, Senin 5 Agustus 2019.

Ia juga berharap, kepada dinas terkait di Provinsi Aceh dan Pemerintah Aceh tidak tinggal diam, Iskandar mendesak pemerintah provinsi agar segera melakukan komunikasi dengan para pihak terkait guna proses pemulangan nelayan.

Berikut isi surat yang dilayangkan anggota DPR Aceh asal Peureulak, Aceh Timur ini ke Dubes RI untuk Malaysia di Kuala Lumpur:

Sehubungan dengan informasi yang kami terima dari media, bahwa telah terombang-ambing tiga nelayan yang berasal dari kabupaten Aceh Timur. Provmsi Aceh di perairan Selat Malaka, Sabtu (3/8/20l9). Menurut informasi. boat yang membawa ke tiga nelayan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan di begian mesin, kemudian ke tiga nelayan itu diselamatkan oleh nelayan asal Kendah yang kebetulan melintas di dekat mereka dan membawanya ke Kuala Kangkong. Keudah, Malaysia.

Ketiga nelnyan tersebut dilaporkan berda di mess Zona Maritim Kuala Keudah dan belum dlketahui secara pasti dari desa dan kecamatanmana mereka berasal. Nama-nama ketiga nelayan tersebut, yakni: Hamdani Umar (45), Afifuddin bin ismail (32), dan Samsuddin bin Manyak (37).

Berkenaan dengan hal tersebut di atas. maka, kami mohon kerjasama dari pihak Kedubes RI di Malaysia agar dapat membantu memfasilitasi pengurusan kepulangan ke tiga nelayan tersebut agar kembali ke Tanah air.

Demikian surat ini kami sampaikan. Atas kerjasamanya dihaturkan ribuan terima kasih. Surat yang dilayangkan tersebut juga ditembuskan kepada Gubernur Aceh dan juga kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh serta terakhir kepada Panglima Laot Aceh Timur []

Lihat Juga: 3 Nelayan Aceh Timur Hanyut ke Malaysia

15 Nelayan Aceh Timur Ditangkap AL Thailand

Tersangkut di Baling-baling Kapal, Nelayan Aceh Timur Tewas