Home / ACEH / Proyek Runway Bandara Langsa Diduga Rugikan Negara

Proyek Runway Bandara Langsa Diduga Rugikan Negara

Ist

KLIKKABAR.COM, LANGSA- Tim Pansus DPR Aceh Daerah Pemilihan 7 menemukan proyek yang diduga merugikan negara sebesar Rp 9,3 Miliar.

Proyek tersebut adalah pembangunan Runway Airstrip di Kawasan Industri kota Langsa, proyek itu awalnya di bangun untuk pendaratan pesawat Irwandi Yusuf “Hana Karu Hoka gata” berjenis shark Aero yang kini sedang rusak dan di perbaiki di Slovakia.

Awalnya, pembangunan Runway Bandara itu menggunakan anggaran APBK Kota Langsa yang diduga juga bermasalah karena dikerjakan mendahului anggaran agar bisa digunakan oleh Irwandi Yusuf untuk kepentingan pelantikan walikota Langsa, demikian disampaikan oleh ketua Tim Pansus Nurzahri, ST kepada Klikkabar.com kemarin.

“Selanjutnya pembangunan bandara perintis tersebut di ambil alih oleh Dishub Aceh dengan alokasi anggaran 8,5 M pada tahun 2018, proyek tersebut dimenangkan oleh PT Eka Jaya Lestari dengan nomor kontrak 13/KPA-BIDPEN/LGS/VII/2018 tanggal 10 Juli 2018,” bebernya.

Nilai kontrak pekerjaan bandara tersebut senilai Rp 8.536.000.000,00, dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 175 hari mulai 10 juli s.d 31 desember 2018.

“Dalam pelaksanaan kontrak diaddendum satu kali yaitu addendum nomor 18/ADD/KPA-BIDPEN/LGS/IX/2018 tanggal 13 september 2018 yang merubah nilai kontrak menjadi 9.315.500.000,00,” katanya.

Proyek itu kemudian diselesaikan pada tanggal 20 Desember 2018 berdasarkan dokumen nomor 04.A/BAST-BIDPEN-PPHP/XII/2018. Dan telah selesai 100%, akan tetapi ternyata setelah di lakukan audit chek fisik lapangan oleh BPK-RI ternyata proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai dengan spesifikasi sebagaimana tercantum dalam dokumen.

Menurut politisi Partai Aceh itu, terdapat volume pekerjaan yang tidak cukup sebesar 10% dengan rincian LPA kelas A sebesar Rp 416.231.056,9, LPA kelas B sebesar Rp 32.494.326,21 dan AC-Mod sebesar Rp 94.201.330,00 dengan total anggaran yang harus dikembalikan ke negara sebesar Rp 542.926.713.

Untuk diketahui, Pansus Dapil 7 DPR Aceh diketuai oleh Nurzahri, Wakil ketua Asrizal H Asnawi, Sekretaris Zulfikar Lidan yang beranggotakan Rusli, Jamaluddin T Muku dan Wan Iskandar.