Home / BERITA TERBARU / Sering Begadang Picu Bronkitis

Sering Begadang Picu Bronkitis

Perbedaan paru-paru perokok dan yang tidak merokok | Foto: topdesat.sk

KLIKKABAR.COM JAKARTA – Sebagian orang menilai sering begadang memicu bronkitis. Bronkitis adalah kondisi yang timbul bila dinding bagian dalam saluran pernapasan terinfeksi dan meradang. Saluran pernapasan (bronkus) merupakan saluran yang terdapat dalam paru-paru dan berfungsi sebagai tempat mengalirnya udara.

Dr. Sepriani Timurtini Limbong menuturkan bronkitis disebabkan paparan polusi selama bertahun-tahun, baik itu polusi udara di jalan raya, tempat kerja, maupun daerah tempat tinggal. Selain itu, bila Anda adalah perokok berat, risiko untuk terkena bronkitis pun akan semakin tinggi.

“Perlu diketahui juga bahwa biasanya, bronkitis tidak disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri. Kondisi peradangan ini hanya terjadi bila zat-zat berbahaya terus-menerus masuk ke paru. Tapi, jika sedari awal Anda punya riwayat alergi dan juga memiliki imunitas tubuh yang rendah, peluang terkena bronkitis pun akan semakin besar,” jelas Sepriani dikutip dari klikdokter,  Rabu (26/6/2019).

Lantas apakah begadang termasuk pemicu terjadinya bronkitis pada seseorang? Dokter Seprini mengatakan, pada dasarnya, begadang bukanlah penyebab utama dari bronkitis. Sehingga, kurang tepat rasanya bila Anda langsung “menuduh” begadang adalah pemicu peradangan paru. Begadang bukan merupakan penyebab utama timbulnya bronkitis, tapi begadang masih ada sangkut pautnya dengan kondisi tersebut.

“Begadang pada dasarnya memang tidak baik untuk kesehatan tubuh, apa pun alasannya itu. Ketika Anda terlalu sering begadang, sistem imunitas tubuh akan menurun. Akibatnya Anda akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satunya adalah bronkitis ini.” jelas Sepriani.

Bukan udara dingin malam hari yang membuat seseorang terkena bronkitis. Udara dingin di malam hari hanya membuat daya tahan tubuh Anda rendah, lalu membuat penyakit mudah menjangkiti.

Ketika bicara bronkitis, terkadang kita melupakan faktor lainnya. Misalnya saja, selama bertahun-tahun lamanya  berangkat pagi dan pulang malam menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan masker. Alhasil, kondisi paru-paru Anda akan jauh lebih buruk ketimbang orang-orang yang rajin menggunakan masker untuk mencegah masuknya zat-zat berbahaya ke dalam hidung dan paru.