Home / BERITA TERBARU / Bantah Duopoli Tiket, Garuda Indonesia: Kami Ikut Aturan Pemerintah

Bantah Duopoli Tiket, Garuda Indonesia: Kami Ikut Aturan Pemerintah

(Foto: flightsnation.com)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Maskapai Garuda Indonesia membantah melakukan praktik duopoli. Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menegaskan, BUMN penerbangan tersebut mengikuti aturan pemerintah.

“Garuda Indonesia tidak pernah melakukan praktek duopoli dalam menentukan harga tiketnya kepada publik dan Garuda patuh atas seluruh aturan yang mengikat yang dikeluarkan oleh pemerintah,” ujar Rosan kepada seperti dilansir dari detikFinance, Jum’at (7/6/2019).

Rosan menjelaskan bahwa maskapai memasang tarif sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 14/2016 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106/2019.

“Harga tiket penerbangan tidak diatur oleh maskapai namun diatur oleh pemerintah lewat PM No 14 tahun 2016 dan KM 106 tahun 2019 dimana pemerintah telah menurunkan harga jual TBA (tarif batas atas) hingga 16% yang harus dijalankan oleh maskapai,” jelasnya.

Selain itu, menurut Rosan, harga tiket selama ini yang terhitung murah, merupakan harga diskon imbas dari persaingan usaha. Lalu, masyarakat terlanjur menganggap itulah harga sebenarnya.

“Mungkin sudah kita ketahui bersama bahwa harga tiket yang ada selama ini adalah harga tiket diskon akibat persaingan tidak sehat yang terjadi selama ini sehingga masyarakat menilai itu harga riel padahal tidak,” jelasnya.

Akibat harga murah yang terlalu sering diberikan, lanjutnya, justru pihak maskapai banyak yang mengalami kerugian. Rosan menambahkan Garuda sudah menghitung biaya secara transparan sehingga pihaknya pun terus melakukan efisiensi.

“Perhitungan harga tiket Garuda Indonesia juga dilaksanakan dengan transparan sesuai cost yang ada, sesuai jenis pesawat dan secara terus menerus melakukan efisiensi,” kata Rosan.

Lihat Juga: Garuda Indonesia Capai Pendapatan USD 4,37 M

Pemerintah Turunkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat

Heboh Tiket Bandung-Medan Rp21 Juta, Ini Faktanya