Home / BERITA TERBARU / USS Abraham Lincoln AS Simulasi Serangan Dekat Iran

USS Abraham Lincoln AS Simulasi Serangan Dekat Iran

Kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln. (MICHAEL SINGLEY/US NAVY)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Kapal induk milik Amerika Serikat (AS) USS Abraham Lincoln bersama beberapa jet tempur, helikopter serta pesawat pengebom (bomber) strategis B-52, telah melakukan latihan bersama di dekat pebatasan Iran di Laut Arab.

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) mengatakan, latihan tersebut bertujuan untuk mensimulasikan operasi serangan yang kemungkinan diperlukan.

Dalam sebuah pernyataan resminya seperti dilansir dari laman Sindonews, Minggu (2/6/2019), simulasi operasi serangan itu dikatakan melibatkan pesawat jet tempur F-A-18 Super Hornet berbasis kapal induk, helikopter MH-60 Sea Hawk dan E-2D Growlers. Latihan juga mensimulasikan aksi B-52, pesawat bomber jarak jauh berkemampuan nuklir.

Baca Juga: AS-China Panas, 2 Kapal Perang AS Lintasi Taiwan

Ketegangan antara Iran dan AS meningkat pada Mei 2019, dimana AS mengerahkan armada militernya ke kawasan Timur Tengah. Pengerahan peralatan perang itu berlangsung di tengah-tengah laporan intelijen Washington yang menyebut Iran sedang bersiap menyerang pasukan AS dan kepentingannya di Timur Tengah.

Hubungan kedua negara mulai memburuk secara signifikan mulai Mei 2018, ketika AS secara sepihak menarik diri dari perjanjian nuklir Iran dan menampar Teheran dengan serangkaian sanksi yang melumpuhkan.

Pada hari Minggu kemarin, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan bahwa AS bersedia untuk berunding dengan Iran ketika Teheran mulai berperilaku “seperti negara normal’.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menuduh Pompeo bermain-main dengan kata-kata. Menurut Iran, perubahan perilaku AS bukan hanya retorika diperlukan agar pembicaraan dapat berlangsung.

Awal pekan ini, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Teheran bersedia untuk melakukan dialog dengan AS jika Washington menunjukkan rasa hormat pada Iran dan mengikuti aturan internasional yang berlaku.

Lihat Juga: Hizbullah: Tentara AS Bisa Musnah Jika Serang Iran

AS Dituding Bantu Kejar Kepentingan Israel di Suriah

Disuplai Roket Jarak jauh, Hamas: Terima Kasih Iran