Home / BERITA TERBARU / Moeldoko: Referendum Aceh Cuma Wacana Akademik

Moeldoko: Referendum Aceh Cuma Wacana Akademik

Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) memakaikan kupiah (topi) adat Aceh pada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Moeldoko di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (1/8/2013). (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menanggapi perihal wacana referendum Aceh harus kembali kepada konstitusi Republik Indonesia.

“Kita tidak bisa merespon berlebihan, tetapi kembali kepada konstitusi. Negara ini sudah memiliki konstitusi ya sudah itu dijalankan, tidak ada pemikiran lain,” kata Moeldoko dilansir dari laman Antara saat ditemui di halaman Gedung Krida Bakti, Jakarta, Jum’at (31/5).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu juga menilai jika wacana referendum Aceh berupa wacana akademik, maka hal itu diperbolehkan.

Baca Juga: Daftar Mantan Jenderal TNI di Pemerintahan Jokowi

DPR Minta TNI Antisipasi Perkembangan Isu Referendum Aceh

Namun jika wacana tersebut telah memiliki niat untuk keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka memiliki resiko yuridis.

Dia juga menganggap pernyataan referendum Aceh yang dilontarkan oleh Ketua Umum DPA Partai Aceh (PA) Muzakir Manaf atau Mualem, merupakan emosi akibat tidak menang dalam pemilu sehingga kursi partai dia berkurang.

“Sekali lagi, saya melihatnya wacana akademik saja itu. Jadi jangan kita berlebihan dalam merespon, nanti menjadi salah. Tapi kalau sudah punya niat dan tindakan, kita lain bermainnya,” tegas pria yang juga pernah menjabat sebagai Panglima TNI ini.

Lihat Juga: Mualem Bisa Kena Sanksi Hukum

Pemerintah Harus Sikapi Permintaan Referendum Aceh

Eks Panglima GAM Serukan Referendum di Aceh, Hamid Awaludin: Bahaya Sekali