Home / BERITA TERBARU / Jokowi Tegaskan Tak Beri Ruang Bagi Perusuh

Jokowi Tegaskan Tak Beri Ruang Bagi Perusuh

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah pejabat terkait menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/5). (Foto: BPMI Setpres RI)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya membuka diri kepada siapa pun untuk bersama-sama untuk bekerja sama membangun dan memajukan negara ini.

“Tapi, kita tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang akan merusak negara kita, yang akan merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tidak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/5).

Sebelumnya Jokowi menegaskan, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dirinya mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politik dan stabilitas keamanan.

Lihat Juga: 257 Perusuh Ditangkap, Polisi: Mereka Disuruh dan Dibayar

Eks Danjen Kopassus Ditangkap karena Senjata Gelap dari Aceh

Sementara terkait pemilu sebagai satu even dari perjalanan negara Indonesia yang masih panjang, Presiden Jokowi mengingatkan, sudah disediakan oleh konstitusi bahwa segala perselisihan, sengketa itu diselesaikan melalui Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya menghargai Pak Prabowo-Sandi yang telah membawa sengketa Pemilihan Presiden kemarin ke MK. Saya juga meyakini bahwa hakim-hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta-fakta yang ada,” imbuhnya.

“Saya mengajak untuk merajut kembali persatuan, merajut kembali persaudaraan, merajut kembali kerukunan kita karena Indonesia adalah rumah kita bersama,” pungkasnya.

Ikut mendampingi Presiden Jokowi saat menyampaikan keterangan pers itu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca Juga: Seperti 2014, Prabowo Tak Siap Kalah

Wiranto Sebut Ada Skenario Kerusuhan 22 Mei

Gara-gara Pilpres, Dua Warga Aceh Dibui