Home / ACEH / Komisioner KIP Aceh Timur Punya Saudara Kandung Caleg

Komisioner KIP Aceh Timur Punya Saudara Kandung Caleg

Komisioner KIP Aceh Timur, Eni Yuliana, S.Pd. (Foto: Ist)

KLIKKABAR.COM, ACEH TIMUR – Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur, Eni Yuliana, S.Pd, membuat surat pernyataan ke publik perihal pengumuman memiliki saudara kandung yang maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Saudara kandung dimaksud adalah Irwanda, calon legislatif (caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur dari Partai Aceh (PA). Dia maju dari Dapil II Aceh Timur yang meliputi Kecamatan Sungai Raya, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Peureulak Kota dan Ranto Peureulak.

Eni Yuliana membuat surat pernyataan atau pengumuman tersebut, untuk memenuhi ketentuan Pasal 14 huruf (a) Peraturan Dewan Kehormatan Pemilu RI Nomor 2 tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu.

“Benar. Saya sudah membuat pemberitahuan yang disampaikan ke publik, tentang hubungan keluarga dengan saudara Irwanda sebagai adik kandung saya yang maju sebagai Caleg di Dapil II DPRK Aceh Timur,”kata Eni kepada Klikkabar.com, Selasa (23/4).

Menurut Eni, surat pemberitahuan ke publik itu menindaklanjuti SE KPU RI N0. 6 Tahun 2019 tanggal 16 April 2019 tentang kewajiban bagi anggota KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk menyatakan secara terbuka apabila memiliki hubungan keluarga atau sanak saudara dengan calon peserta pemilu, dan/atau tim kampanye.

Hal ini dilakukan untuk menjaga hal yang dapat menimbulkan situasi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya sebagai penyelenggara Pemilu serentak di Aceh Timur.

Foto: Istimewa.

Baca Juga: Bayi Tanpa Anus dan Bocor Jantung di Aceh Timur Butuh Bantuan

Dalam surat tersebut, Eni menyatakan tetap menjunjung tinggi prinsip prinsip pemilu, yaitu melaksanakan prinsip mandiri, jujur, adil, prinsip kepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif, efesien, kepentingan umum, aksesibilitas dan tetap menjaga integritas dan profesionalitas yang didasari niat semata mata untuk terselenggaranya pemilu serentak sesuai dengan aturan yang berlaku tanpa bermaksud mementingkan kepentingan pribadi, kelompok, atau golongan tertentu.

Eni juga berkomitmen, dalam pelaksanaan pemilu akan menolak campur tangan  dan pengaruh siapapun yang mempunyai kepentingan atas perbuatan, tindakan, keputusan dan/atau putusan yang diamblil baik secara pribadi maupun kelembagaan agar terwujudnya keseimbangan dan keadilan.

Disamping itu Eni juga menekankan, bila dikemudian hari ternyata terbukti melanggar apa yang sudah disampaikan ke publik, maka beliau bersedia dituntut sesuai dengan aturan perundang undangan yang berlaku.

“Surat pemberitahuan ke publik ini memang ketentuan yang harus disampaikan ke publik, agar pelaksanaan pemilu serentak berlangsung berjalan dengan baik. Sehingga semua amanah yang telah diembankan kepada kami selaku penyelenggara, dapat kami laksanakan secara profesional, jujur, adil dan transparan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pelayanan RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Bobrok

Rocky Tak Setuju Bulan Bintang Berkibar Sembarangan

KKB di Aceh Timur Diduga Bagian dari TAM