Home / ACEH / IJTI Aceh akan Gelar Seminar dan Musda

IJTI Aceh akan Gelar Seminar dan Musda

Ketua Panitia Seminar dan Musda IJTI Aceh, Raja Umar (kanan) didampingi Sekretaris Panitia, Taufik Kelana. (Istimewa)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Aceh akan menggelar seminar dan sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) kepengurusan baru yang diikuti oleh seluruh anggota dan calon yang bekerja di berbagai media televisi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Kegiatan seminar dengan tema “Bijak Bermedia Sosial era Milenial” akan menghadirkan Imam Wahyudi sebagai pemateri dari Dewan Pers dan Kombes Pol Teuku Saladin, Dirkrimsus Polda Aceh.

“Seminar dan Musda IJTI Aceh akan kita gelar di Kantor BKKBN Aceh pada (27/4/2019), rencana nanti akan dibuka oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah,” kata Raja Umar, Ketua Panitia Seminar dan Musda IJTI Aceh dalam rilis yang diterima warrawan di Banda Aceh, Jum’at (19/4/2019).

Menurut Raja Umar, pemateri Imam Wahyudi yang juga mantan Ketua IJTI pusat itu akan mengupas materi seputar “Hoax di sekitar kita, jurnalis ada dimana,” yang diikuti oleh 100 lebih peserta undangan dari kalangan jurnalis, mahasiswa, pelajar, pegiat media sosial, dan berbagai komunitas lainnya di Aceh.

“Sementara T. Saladin, Dirkrimsus Polda Aceh akan menyampaikan materi bagaimana bermedia sosial agar tak terjerat dengan UU ITE yang penanganan kasusnya meningkat di Aceh, khususnya pasca dan Prapemilu,” ujar Raja Umar.

Sementara, Taufik Kelana, Sekretaris Panitia Seminar dan Musyawarah Daerah (Musda) IJTI Aceh 2019 menyebutkan, saat ini sejumlah nama telah muncul untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua IJTI, di antaranya; Jamal (INewsTV), Hidayatullah (LKBN Antara TV), Fadhil Batubara (TV One), Arman Konadi (Beritasatu), Munir Noer (INewsTV), Raja Umar (Kompas TV) dan sejumlah kandidat lainnya.

“Saat ini ada lima calon kandidat yang muncul, kami panitia menampung seluruh anggota yang ingin mendaftar untuk maju, namun ketentuannya sesuai dengan AD/ ART IJTI,” pungkasnya. []