Home / ACEH / Aminullah Sambut Baik Rencana LPCI Bantu 20 Desa di Banda Aceh

Aminullah Sambut Baik Rencana LPCI Bantu 20 Desa di Banda Aceh

Istimewa

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyambut baik rencana Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) untuk membantu 20 desa yang ada di Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Aminullah saat menerima audiensi Ketua LPCI Teten Indra A bersama rombongan di pendopo wali kota, Senin (8/4/2019).

Salah satu bantuan yang ditawarkan LPCI yakni di bidang kelistrikan lewat program Indonesia Terang. Mereka akan membantu teknologi solar cell untuk lampu penerangan jalan dan tempat publik lainnya.

“Tentu kami sangat menyambut baik uluran tangan dari LPCI ini. Pasca musibah gempa bumi dan tsunami, masih terdapat sejumlah permasalahan di Banda Aceh terutama masalah pengangguran dan kemiskinan,” kata Aminullah didampingi Plt Kepala DLHK3 Jalaluddin.

Pemko Banda Aceh, diakui Aminullah, masih membutuhkan bantuan dari pihak ketiga untuk membangun kota yang terus berkembang. “Jika hanya mengandalkan APBK tentu tidak cukup. Maka kami terus mengupayakan agar investor maupun pihak lainnya dapat masuk ke Banda Aceh untuk mempercepat pembangunan,” katanya lagi.

“Pemko Banda Aceh melalui dinas terkait siap memfasilitasi penyaluran dana CSR melalui LPCI ke gampong-gampong. Kemudahan terkait perizinan dan hak lainnya akan kami berikan kemudahan karena ini menyangkut dengan kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara Ketua LPCI Teten Indra mengatakan, pihaknya komit untuk menyalurkan dana CSR perusahaan-perusahaan swasta nasional maupun multinasional bagi daerah yang membutuhkan.

“Banda Aceh dan Nagan Raya merupakan dua daerah pertama di Aceh yang kami jajaki. Untuk lima tahun pertama, kami akan membantu 20 desa di Banda Aceh -per desa anggarannya Rp 500 juta. Saat ini kami tengah melakukan survei awal desa-deaa mana yang paling membutuhkan,” katanya.

Selain bidang kelistrikan, pihaknya juga akan membantu rehabilitasi rumah ibadah, jalan desa, dan saluran atau riol. “Setelah survei kami buat perencanaannya dengan mempertimbangkan usulan-usulan desa atau jenis bantuan yang diperlukan oleh Pemko Banda Aceh,” katanya. []