Home / ACEH / Yuk, Teguk Haliya Racikan Alumni Kairo

Yuk, Teguk Haliya Racikan Alumni Kairo

Haliya. (Foto: IST)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Anda mengalami peradangan persendian, jantung, parkinson, alzheimer, kanker atau gejala penuaan? Tidak salah jika Anda meneguk salah satu minuman herbal karya anak bangsa ini.

Adalah seorang alumni dayah di Aceh membangun home industri yang meracik serbuk jahe di Banda Aceh. Produk cantik itu diberi merek “Haliya” yang kini sudah dipasarkan di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Haliya ini pertama produksi ketika Penas (Pekan Nasional Petani dan Nelayan) tahun lalu di Aceh,” jelas pendirik Haliya, Muhammad Aidil Fajri, kepada Klikkabar.com, Sabtu (6/4/2019).

Aidil mengatakan, ide membangun industri rumah tangga itu muncul ketika melihat haliya (jahe) di Aceh yang melimpah tapi harga jual belum memihak kepada petani.

“Lantas timbul ide saya dan dari istri untuk mengolah jahe menjadi produk jadi yang siap diminum,” ungkapnya.

Dalam sebulan, Aidil mengaku membutuhkan sekitar 50 kilogram jahe yang dibeli di Pasar Peunayong, Banda Aceh dan Pasar Lambaro, Aceh Besar.

“Produk Haliya ini sudah mendapatkan sertifikat halal dari MPU Aceh, dan Nomor IRT (Produk Industri Rumah Tangga/PIRT) dari Dinas Kesehatan Kota (Banda Aceh),” tukas Aidil.

Serbuk jahe itu baru dipasarkan di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar, belum meluas ke kabupaten/kota lainnya di Aceh lantaran Aidil masih kekurangan mesin/peralatan produksi dan modal. Dia berharap ke depan memperoleh modal usaha dari pemerintah untuk mendongkrak usahanya tersebut.

“Saya berkeinginan usaha ini bergerak dalam skala lebih besar, dan Insya Allah bisa membangun pabrik supaya bisa membuka lapangan kerja yang lebih besar. Saya butuh modal sekitar Rp 100 juta,” pinta Aidil.

Alumni Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir ini, selain meracik haliya juga mengajar di Dayah Insan Qur’ani Sibreh, Aceh Besar dan di Dayah Modern Babun Najah Ulee Kareng mengajar Tahsin Tahfiz Alquran.