Home / ACEH / Pembinaan Sepakbola Harus Terarah

Pembinaan Sepakbola Harus Terarah

Ilustrasi, Aminullah Usman di sela-sela menyaksikan laga Persiraja di Liga 2 musim 2017 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan prestasi sepakbola Banda Aceh dan Aceh secara keseluruhan.

Salah satu strategi meningkatkan prestasi sepakbola adalah dengan memperkuat sektor kepelatihan. Sosok yang lebih dikenal Bang Carlos ini kemudian mengapresiasi kursus pelatih lisensi D yang digelar Jong Aceh Football Academy (JFA) bekerjasama dengan PSSI.

Menurut Bang Carlos, kursus yang menghadirkan Coach Iwan Setiawan sebagai instruktur tersebut menjadi hal penting dalam meningkatkan pembinaan sepakbola Aceh, terutama pembinaan sepakbola usia dini.

“Karena dengan memiliki pelatih yang berlisensi, pembinaan sepakbola akan lebih terarah. Karena dari usia dini pemain kita sudah mendapatkan teknik bermain sepakbola yang benar,” kata Bang Carlos saat menutup kursus pelatih lisensi D PSSI, Minggu (24/3/2019) di ruang pertemuan Bin Hamid Cafe & Bistro Lambhuk.

Lanjut Bang Carlos, adanya pelatih berlisensi ini nantinya akan memberi dampak yang baik kepada anak didik yang akan dilatih pada masing-masing SSB maupun sekolah-sekolah.

“Adik-adik dan anak-anak kita yang junior juga akan lebih terarah, karena dibimbing langsung oleh pelatih yang punya pengetahuan di bidang sepak bola,” tambahnya.

“Jika sudah lulus lisensi D, maka harus punya cita-cita naik kelas lagi, ke lisensi C, B hingga A. Semua peserta harus mengimplementasikan ilmu nantinya, dan kita harapkan bermanfaat,” ujarnya menyemangati 17 pelatih muda yang ikut kursus ini.

Aminullah yang juga pembina Persiraja Banda Aceh ini meminta kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatannya untuk terus berkarya. Katanya, kegiatan ini turut membantu upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam dalam meningkatkan preatasi olahraga, termasuk sepakbola.

“Ini adalah ilmu yang mahal, ini bukan hanya sekedar pekerjaan, pelatih itu harus mampu membangkitkan semangat juang dan mampu menjaga moralitas anak-anak didiknya. Kita mengharapkan dengan sepak bola akan membantu upaya Pemerintah agar generasi muda jauh dari pengaruh narkoba dan kenakalan remaja,” pungkas Aminullah Carlos.

Ketua panitia, Teuku Ade Ferdian mengatakan, kursus itu digelar Jong Aceh Football Academy (JFA) bekerjasama dengan PSSI Aceh.

Kursus ini berlangsung dari 18 Maret lalu dengan mengambil lokasi praktik di Stadion Mini Lambhuk.

Para peserta yang mengikuti kursus ini merupakan pelatih pelatih muda yang mengelola sejumlah SSB di Banda Aceh. []