Home / BERITA TERBARU / Presiden AS: Twitter dan Facebook Diskriminatif

Presiden AS: Twitter dan Facebook Diskriminatif

Donald Trump. (Reuters)

KLIKKABAR.COM, AMERIKA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai bahwa media sosial mendiskriminasi kaum konservatif. Dilansir dari AFP, Trump melihat ada diskrimasi tersebut di berbagai media sosial termasuk Twitter dan Facebook.

“Jika mereka Konservatif, jika mereka ada Republik, dalam kelompok tertentu ada diskriminasi. Saya melihatnya di Twitter dan Facebook,” ujarnya pada konferensi pers, Rabu (20/3/2019).

Trump menyatakan keluhan serupa di Twitter di mana, meskipun ada dugaan bias, ia sendiri memiliki 59 juta pengikut. Hal ini pun sejalan dengan sekutu Trump di kongres yang menggugat Twitter karena klaim diskriminasi kaum konservatif.

Trump menyoroti platform online mengenai penyaringan konten. Trump memperbarui serangannya setelah me-retweet berita tentang gugatan yang diajukan oleh Perwakilan Republik Devin Nunes yang meminta ganti rugi US$250 juta dari Twitter.

“Facebook, Google, dan Twitter, belum lagi Corrupt Media berada di sisi Radikal Kiri Demokrat,” tweeted Trump disalin dari CNN Indonesia.

Dalam tweet terpisah, presiden menunjuk ke sebuah insiden di mana direktur media sosialnya Dan Scavino untuk sementara diblokir di Facebook.

“Aku melihat ini!” Trump menulis, menambahkan tagar #StopTheBias.