Home / ACEH / Turnamen Catur Terbuka Digelar di Kuala Simpang

Turnamen Catur Terbuka Digelar di Kuala Simpang

Ilustrasi, peserta bertanding pada babak lima Kejurnas Catur di Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (13/10/2018). (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan Pengprov Percasi Aceh menggelar turnamen catur terbuka dengan tajuk Aceh Open 2019 di Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Ketua Pengprov Percasi Aceh Aldin Nl dalam siaran pers kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (18/3/2019) tadi malam, mengatakan turnamen digelar 26 hingga 31 Maret 2019. Turnamen memperebutkan total hadiah Rp35 juta.

“Turnamen digelar dibatasi 100 peserta se Aceh. Turnamen ini yang pertama digelar Percasi pada 2019 untuk meningkatkan prestasi pecatur Aceh. Apalagi cabang catur merupakan olahraga binaan KONI Aceh,” ujar Aldin Nl.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Darmansyah didampingi Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Prestasi Dinas Pemuda Olahraga Aceh Saifullah mengatakan, turnamen tersebut merupakan komitmen Pemerintah Aceh mendukung peningkatan prestasi olahraga.

“Tidak hanya cabang olahraga catur, Pemerintah Aceh juga berkomitmen meningkatkan prestasi cabang olahraga lainnya, termasuk yang unggulan,” kata Saifullah.

Saifullah mengakui prestasi cabang catur cukup menjanjikan. Terbukti saat kejuaraan nasional di Banda Aceh, tahun lalu. Pecatur Aceh menunjukkan tren positif dengan menyabet medali perak dan perunggu.

“Kami berharap dengan seringnya pelaksanaan turnamen di Aceh, pecatur Aceh mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di ajang internasional,” sebut Saifullah.

Sementara itu, penasihat Pengprov Percasi Aceh yang juga Anggota DPR Aceh, Jamaluddin T Muku, berjanji akan terus mendukung berbagai kegiatan catur, baik tingkat lokal maupun nasional.

“Selama ini, kami memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan cabang olahraga catur, sehingga pecatur-pecatur Aceh mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” pungkas Jamaluddin T Muku. []