Home / BERITA TERBARU / Tips Hindari Badan Lemas Pekerja Malam

Tips Hindari Badan Lemas Pekerja Malam

Ilustrasi.

KLIKKABAR.COM,  JAKARTA – Bagi anda pekerja malam, berikut ini tips agar badan tidak lemah pada malam oleh dr. Fiona Amalia dikutip dari Klikdokter, Sabtu (16/3/2019).

1. Batasi konsumsi minuman berenergi

Minuman yang mengandung kafein dan kadar gula yang tinggi akan merasakan sensasi bertenaga untuk sementara waktu. Namun setelah efek kafein dan gula menghilang, peminum akan mengalami rebound fatigue (sensasi lemas). Lebih baik ganti minuman itu dengan air putih.

2. Utamakan konsumsi protein dan batasi asupan gula

Studi di Korea, makan makanan yang tinggi protein seperti ikan, daging merah tanpa lemak, telur dan polong-polongan sebanyak dua kali sehari dapat mencegah badan lemas.

“Agar metabolisme dan energi tubuh tetap terjaga dengan baik, masukkan makanan tinggi protein ke dalam menu sehari-hari,” ungkapnya.

Anda diharapkan memperbanyak asupan protein dan mengurangi asupan karbohidrat sederhana yang mengandung banyak gula seperti kue, crackers, dan minuman kemasan.

Bila yang diperbanyak adalah asupan karbohidrat sederhana, kadar gula darah dapat tiba-tiba naik dan kemudian akan cepat turun kembali.

3. Cukup beristirahat

Sempatkan diri beristirahat di siang harinya setidaknya 15-20 menit. Tidur sebentar mengisi ulang tenaga dan menghilangkan badan lemas disebut dengan power nap.

Aktivitas tidur ini dapat memberikan dorongan energi dalam waktu singkat dan meningkatkan fokus setelahnya.

4. Kelola stres dengan baik

Stres tak mungkin dihindari dan jangan menyerah. Tentukanlah prioritas Anda dan selingi dengan hiburan  dengan mendengarkan musik atau mengobrol sejenak dengan rekan.

Dengan begitu, stres tidak akan terlalu menekan dan Anda tetap bisa melakukan aktivitas sebagai perawat dengan maksimal.

5. Konsumsi atau suntik vitamin C

Kekurangan vitamin C menyebabkan kondisi scurvy dan menimbulkan gejala kelelahan yang ekstrem. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Nutrition Journal, disebutkan bahwa suntik vitamin C dapat secara signifikan mengurangi kelelahan pada responden penelitiannya. Usai disuntikkan vitamin C, skor kelelahan responden membaik dalam 2 jam hingga 2 hari setelah penyuntikan.