Home / BERITA TERBARU / 3 Tips Mudah Tahu Berita Bohong

3 Tips Mudah Tahu Berita Bohong

Ilustrasi

KLIKKABAR.COM, JAKARTA –  Kini warga Indonesia berubah menjadi trigger happy daripada smart finger. Kebiasaan sebar dulu baru konfirmasi menghasilkan lebih banyak informasi salah dan berita palsu. Lalu bagaimana kita menyikapi hal ini?

Konsep trigger happy (hanya berbagi berita tanpa terlalu banyak merinci) telah menjadi kebiasaan buruk sebagian besar warganet di Indonesia. Lalu bagaimana bisa tahu apakah itu berita palsu atau bukan?

Head of Business Development BaBe, Shelly Tantri S, membagikan tiga kiat mengidentifikasi informasi yang salah ketika menemukan berita atau pesan apa pun di media sosial.

Berikut ketiga kiat itu dikutip dari Republika, Selasa (12/3/2019).

  1. Cek headline/judul berita

Berita yang dibaca tidak mengandung topik sensasional atau tidak masuk akal. Contoh, ketika gempa bumi, sudah pasti bahwa berita yang mengatakan gempa susulan dengan skala lebih besar dapat dipastikan adalah berita bohong. “Karena gempa tidak bisa diprediksi sama sekali,” kata Shelly lewat keterangan resminya.

  1. Cek sumber berita

Pastikan berita yang dibaca berasal dari sumber terpercaya. Entah artikel tersebut berasal dari penerbit yang sangat terkenal atau ditulis oleh seorang ahli. Menurut Shelly dalam hal menyaring konten semua berita di platform pengkurasi berita BaBe mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin.

“Sehingga berita yang disajikan dalam aplikasi BaBe adalah berita yang positif dan bebas dari berita bohong,” jelasnya.

  1. Cek keseluruhan isi berita

Biasakan membaca seluruh isi berita. Berita palsu biasanya menyertakan sumber yang terlihat kredibel seperti tips kesehatan dari dokter terkenal. Kita dapat dengan mudah menelusuri nama dokter di internet.

“Jika nama dokter tidak ditemukan dan artikelnya, dapat dipastikan bahwa berita tersebut adalah berita palsu. Selain itu, kita juga dapat memeriksa melalui sumber tepercaya lainnya seperti situs web khusus medis,” jelas Shelly.

Shelly mengatakan dengan mengikuti tiga tips di atas dan memegang prinsip tidak hanya menjadi trigger happy, Anda telah maju selangkah menjadi warganet yang pintar.

“Dengan momentum Pemilihan Presiden semakin dekat, kita dapat menerapkan tiga langkah mudah untuk memastikan apakah artikel yang kita baca itu salah atau tidak,” ujarnya.

Pastikan selalu berpikir sebelum mengklik. Dengan langkah-langkah tersebut, kita berupaya menjadi warganet yang lebih pintar. []