Home / ACEH / Daftar Tunggu Jemaah Haji Aceh 25 Tahun

Daftar Tunggu Jemaah Haji Aceh 25 Tahun

Jemaah haji Indonesia tahun 2017. (FOTO: NURHADI/FAJAR)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs. H. M. Daud Pakeh menjelaskan, tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2019 telah dimulai sejak kembalinya jemaah haji tahun lalu ke Tanah Air.

“Persiapan pelaksanaan haji tahun 1440H/2019M sudah dilakukan di Seksi Haji Kankemenag Kab/Kota dengan mengirimkan lembar merah ke Kanwil, sebagai bukti setoran awal Calon Jamaah Haji (CJH),” kata Daud Pakeh, dalam siaran pers diterima Klikkabar.com, Jumat (15/2/2019).

Dia menyebutkan, di beberapa kabupaten/kota juga ada yang telah beberapa kali melaksanakan manasik haji, di antaranya Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Banda Aceh.

“Saat ini juga sedang dilakukan persiapan perampungan administrasi paspor CJH. Beberapa di antaranya sudah mengumpulkan dan memberikan sampul paspor. Ada juga yang sudah melakukan proses pembuatan paspor di Kantor Imigrasi,” jelas Daud Pakeh.

Di samping itu juga dilakukan persiapan untuk pelunasan BPIH sambil melakukan verifikasi data calon jemaah yang berhak melunasi. Untuk ongkos haji atau BPIH tahun ini, masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres).

“Besaran rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440H/2019M untuk calon jamaah sebesar Rp35,235.602,-. Sedangkan untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) besaran rata-rata BPIH bagi sebesar Rp 70.142.789,00 tiap orangnya,” papar Daud Pakeh.

Daud Pakeh mengimbau kepada calon jamaah haji Aceh yang diperkirakan berangkat tahun ini untuk mempersiapkan biaya pelunasannya sambil menunggu terbitnya Perpres.

“Kemenag RI juga telah menyusun Rencana Perjalanan Haji 2019/1440 H. Kanwil telah mengkoordinir kankemenag Kab/Kota untuk mengikuti RPH, dan Insya Allah tahun ini masuk asrama pada bulan Juli 2019,” sebutnya.

Saat ini, Kankemenag Kab/Kota terus melayani jamaah dalam hal pendaftaran dan nanti pelunasannya.

Sementara daftar tunggu (waiting list) bagi CJH untuk musim haji mendatang, masa antriannya di atas 24 tahun.

“Jumlah pendaftar terakhir, awal pekan (14/2/2019) pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) khusus Aceh, sejumlah 105.782 CJH pendaftar, masa tunggu hampir 25 tahun, dengan nomor porsi terakhir 100169634,” jelas Daud Pakeh.

Selain itu, ia juga mengatakan mulai tahun ini Aceh diberikan kesempatan untuk sertifikasi petugas haji. Dalam pelaksanaannya, Kemenag bakal menggandeng Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Ar-Raniry.

“Untuk itu sudah dibuatkan MoU serta studi banding ke Sumut dan Bandung,” imbuhnya. []