Home / BERITA TERBARU / Presiden Cabut Remisi Pembunuh Wartawan

Presiden Cabut Remisi Pembunuh Wartawan

AJI Kota Banda Aceh dan jurnalis lintas organisasi lainnya di Aceh menggelar aksi di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (25/1/2019). Mereka menolak pemberian remisi terhadap I Nyoman Susrama terpidana kasus pembunuh jurnalis Radar Bali AA Narendra Prabangsa. (Dok. AJI Banda Aceh)

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mencabut remisi I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa. Alhasil, Susrama tetap harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.

“Sudah, sudah saya tandatangani,” ujar Jokowi di sela-sela Hari Pers Nasional di Surabaya, Sabtu (9/2/2019).

Susrama sebelumnya mendapatkan remisi berupa pengurangan hukuman dari penjara seumur hidup menjadi 20 tahun penjara. Atas desakan banyak pihak, Jokowi mencabut remisi tersebut.

Baca Juga: Gelar Aksi, Wartawan Aceh Kecam Remisi Pembunuh Jurnalis

“Terima kasih, Pak Jokowi,” kata salah seorang wartawan dengan kencang.

Kasus pembunuhan sadis itu terjadi pada 2009. Susrama membunuh wartawan Radar Bali, Prabangsa. Jurnalis senior itu kerap menulis dugaan penyimpangan proyek di Dinas Pendidikan.

Mayat Prabangsa ditemukan di laut Padangbai, Klungkung, pada 16 Februari 2009, dalam kondisi mengenaskan. Susrama lalu ditangkap dan disidang dengan vonis penjara seumur hidup.**(Detik.com)

Baca Juga: Pusing Hadapi Wartawan Bodrex, Baca Buku ini!