Home / BERITA TERBARU / 150 Jenderal Nonjob, Panglima Pusing

150 Jenderal Nonjob, Panglima Pusing

Presiden Jokowi didampingi Menko Polhukam, Panglima TNI, dan Kapolri, berjalan bersama peserta Rapim TNI-Polri, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/1) siang. (Foto: Humas/Jay

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Sisriadi menuturkan banyak jenderal yang tak memiliki jabatan struktural alias menganggur.

“Ada yang berkelakar jadi tukang parkir, memindahkan parkir mobil dari rumah ke kantor. Jadi pengantar istri, jadi pengantar anak, dan banyaklah,” ujar Sisriadi di Balai Media TNI, Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Sisiriadi menuturkan bahkan ada seorang perwira tinggi yang bercerita tentang kisahnya karena sering di rumah. Perwira itu, dimarahi anak-anaknya karena dianggap membolos.

“Dia bercerita dimarahi anaknya. Dulu anaknya bolos dia tendangi pas berangkat sekolah. Sekarang dia yang banyak bolos, karena menganggur ini,” ucapnya dikutip dari tempo online.

Setidaknya ada ratusan perwira menengah dan perwira tinggi yang tak memiliki jabatan struktural di lingkungan TNI. Jumlah tersebut terdiri dari 150 perwira tinggi berpangkat jenderal dan 500 perwira menengah berpangkat kolonel.

Adapun, menurut Sisriadi, kelebihan jenderal tanpa jabatan ini akan menjadi masalah dan cukup mengganggu dalam jangka pendek ini. Bahkan, kata dia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto cukup terganggu dengan banyaknya perwira tinggi yang menganggur.

“Gimana tak menganggu, kadang-kadang Panglima TNI itu teman-temannya datang yang tak ada jabatan. Pusing Panglima TNI itu, begitu juga panglima yang lain-lain,” pungkasnya.