Home / BERITA TERBARU / Yahudi & Islam Bersatu di Eropa, Mengapa?

Yahudi & Islam Bersatu di Eropa, Mengapa?

KLIKKABAR.COM, EROPA – Komunitas Muslim dan Yahudi di Eropa sering tidak sepakat tetapi baru-baru ini mereka sepakat menentang hukum yang akan mempengaruhi kebebasan berkeyakinan.

Kontroversi terbaru terpicu undang-undang yang berlaku di Belgia pada 1 Januari terkait dengan penyembelihan hewan, yang merupakan persyaratan bagi daging halal dan kosher.

Rancangan Undang Undang itu didukung pegiat hak hewan, tetapi para pemimpin Yahudi dan Muslim memandangnya sebagai anti-Yahudi dan anti-Islam dengan berpura-pura menggunakan agenda liberal.

Undang-undang Eropa mewajibkan binatang disetrum sebelum dibunuh untuk mendapatkan dagingnya, agar binatang tidak kesakitan. Penyetruman adalah proses membuat binatang tidak bisa bergerak atau pingsan seketika sebelum penyembelihan.

Hukum Eropa mewajibkan penyetruman sebelum penyembelihan tetapi negara dapat memberikan pengecualian untuk penyembelihan ritual. Tetapi negara dapat memberikan pengecualian bagi penyembelihan keagamaan, yang mewajibkan binatang dibunuh lewat irisan tunggal, tepat pada leher mereka.

Pegiat kesejahteraan binatang mengatakan praktek ini menyiksa binatang, padahal ini sebenarnya tidak perlu, saat mereka mati, tetapi pemimpin agama menegaskan ritual tersebut tidak menyakitkan. Mereka mengatakan kematiannya seketika dan teknik yang sudah dikembangkan selama berabad-abad tersebut justru untuk mencegah binatang kesakitan.

Penyembelihan halal dan kosher mewajibkan binatang dibunuh lewat sayatan tepat di leher. Guna menyeimbangkan kedua pandangan itu, sejumlah negara Eropa seperti Belanda, Jerman, Spanyol dan Siprus menerapkan standar ketat bagi rumah jagal keagamaan. Yang lainnya, seperti Austria dan Yunani, mewajibkan binatang disetrum segera setelah disembelih.

Dua dari tiga daerah Belgia – Flanders dan Wallonia – bergabung dengan Denmark, Swedia, Slovenia, Norwegia dan Eslandia yang melakukan pengecualian terkait dengan penyetruman sebelum sembelih.

Cara binatang dibunuh untuk dimakan manusia bukanlah satu-satunya ritual keagamaan yang menyatukan umat Yahudi dan Muslim Eropa, tetapi hal ini memicu kritik dari sejumlah kelompok.