Home / ACEH / 1243 Peserta Lulus CPNS Kemenag Aceh, 7 Formasi Kosong

1243 Peserta Lulus CPNS Kemenag Aceh, 7 Formasi Kosong

Ilustrasi | Foto: Jawapos

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Hasil seleksi CPNS Kementerian Agama tahun 2018 telah diumumkan, Selasa (15/1/2019) malam. Dari 1250 formasi yang dibutuhkan Kemenag Aceh, hanya 1243 orang dinyatakan lulus.

Hal tersebut disampaikan Kabag TU Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Saifuddin dalam siaran pers kepada Klikkabar.com, Kamis (17/1/2019).

“Formasi yang kita terima 1250, yang lulus hanya 1243 orang, jadi 7 formasi lagi kosong,” ujar Saifuddin.

Dia mengatakan, 7 formasi yang tidak terisi tersebut adalah guru bidang studi Prakarya.

“Jumlah yang dibutuhkan adalah 18 orang. Namun hanya 11 orang yang dinyatakan memenuhi passing grade untuk bisa mengikuti SKB dan 11 orang itu dinyatakan lulus sebagai CPNS,” tambah Saifuddin.

Menurut data dari Sub Bagian Ortala dan Kepegawaian Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, jumlah peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) adalah 2937 orang.

Selain itu, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Aceh, Saifuddin, SE berharap peserta yang dinyatakan lulus untuk melakukan pemberkasan usul penetapan NIP CPNS.

“Sehubungan dengan pengumuman kelulusan CPNS yang sudah diumumkan tadi malam kami harapkan kepada semua peserta yang sudah lulus agar segera menyelesaikan persyaratan untuk pengusulan berkas CPNS,” kata Saifuddin.

Dia mengingatkan kepada peserta yang lulus untuk membaca pengumuman Nomor: P-00805/SJ/B.II.2/Kp.00.1/01/2019 tentang Hasil Seleksi Akhir dan Persyaratan Pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun Anggaran 2018 yang ada di website resmi Kementerian Agama RI atau Kemenag Aceh.

Saifuddin mengucapkan selamat kepada peserta yang sudah lulus.

Come and join us. Semoga kehadiran adik-adik di lembaga ini bisa menjadi suplemen untuk meningkatkan produktifitas kinerja lembaga yang kita cintai ini,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan kepada peserta CPNS Kemenag Aceh yang lulus bahwa kelulusan mereka adalah murni berkat doa dan usaha mereka sendiri.

“Jadi kalau ada oknum yang meminta uang karena telah membantu meluluskan, jangan ditanggapi dan segera laporkan ke pihak berwajib,” kata dia. []