Home / ACEH / Aktivis Lingkungan Aceh Raih Guardians Conservation 2018

Aktivis Lingkungan Aceh Raih Guardians Conservation 2018

Aktivis Lingkungan Forum Konservasi Leuser (FKL), Syamsuar. (Zamzami Ali/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Salah satu warga Aceh Selatan berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi dari Rainforest Trust, salah satu organisasi yang fokus bergerak di bidang lingkungan asal New York, Amerika Serikat.

Adalah Syamsuar (55 tahun), pria asal Pasie Lambang, Kec. Kluet Selatan, Kab. Aceh Selatan, Provinsi Aceh yang berhasil mendapatkan penghargaan skala global itu. Dia berhasil bersanding dengan puluhan para pejuang konservasi lain yang tersebar di seluruh dunia yang berhasil mendapatkan penghargaan serupa.

Pria kelahiran 10 April 1968 itu mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa namanya termasuk kedalam salah satu penerima penghargaan bergengsi di dunia konservasi itu. Ia mendapatkan kabar beberapa hari lalu dari salah satu kolega di organisasi yang selama ini menanunginya, Forum Konservasi Leuser (FKL).

Baca Juga: 265.320 Pohon Sawit Ditebang di Aceh

“Sama sekali tidak menyangka, ternyata kerja keras saya selama ini berhasil menarik perhatian dunia internasional,” kata sosok yang akrab disapa Bang Sam itu kepada Klikkabar.com, Selasa (15/1/2019).

Perjuangan Bang Sam di dunia konservasi memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia sudah berupaya menjaga hutan sejak tahun 1993 atau hampir 26 tahun lamanya. Perjuangan pria yang dijuluki Profesor karena segudang ilmu yang dimilikinya itu terbilang cukup mengagumkan.

Foto: Junaidi Hanafiah.

Ia mengawali pekerjaannya sebagai tukang masak di camp Suaq Belimbing Aceh Selatan, tempat yang menjadi Stasiun Penelitian Orangutan yang paling padat populasinya di dunia saat ini. Gaji yang didapat sangat kecil, sekitar Rp25 ribu kala itu.

Selain itu, Bang Sam juga pernah menjadi asisten peneliti satwa endemik di Rimba Leuser, menjadi voluntyer dan beberapa kali pernah ditugaskan untuk meneliti satwa liar yang dilindungi di beberapa daerah di Indonesia.

Dilansir dari laman resminya, Rainforest Trust Conservation Guardians diberikan sebagai upaya untuk mendukung orang-orang yang bekerja secara langsung, di tanah dan di hutan, untuk berpatroli dan melindungi hutan dari berbagai bentuk alih fungsi atau Deforestasi serta berupaya menjaga satwa liar yang ada didalamnya.

Baca Juga: FKL Inisiasi Gerakan Sekolah Hijau

Nasib Kawasan Ekosistem Leuser Kian Kritis

Menguak Kerusakan Suaka Margasatwa Rawa Singkil