Home / BERITA TERBARU / Hadiah Tahun Baru, Thailand Legalkan Ganja

Hadiah Tahun Baru, Thailand Legalkan Ganja

Ganja di Pegunungan Aceh Besar (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANGKOK – Parlemen Thailand dilaporkan menyetujui ganja untuk kepentingan medis. Seorang anggota parlemen menyebutnya sebagai “hadiah Tahun Baru” kepada rakyat Thailand.

Penggunaan ganja untuk kegiatan rekreasi tetap dilarang. Di masa lalu, ganja telah digunakan di Thailand sebagai obat tradisional, tetapi mulai dilarang pada 1930-an.

Negara-negara di Asia Tenggara memiliki sejumlah aturan yang memberatkan pengguna, pemilik dan penyebaran narkoba dan Thailand merupakan negara pertama di kawasan ini yang mengizinkan penggunaan ganja sebagai obat.

Legalisasi ganja untuk kepentingan medis itu disahkan setelah parlemen Thailand menambah waktu pembahasannya sebelum liburan Tahun Baru, demikian laporan kantor berita Reuters.

Perubahan UU tersebut akan disahkan dan resmi berlalu menjadi undang-undang setelah dicatatkan dalam lembaran pemerintah, ungkap The Bangkok Post.

“Ini adalah hadiah Tahun Baru dari parlemen kepada pemerintah dan rakyat Thailand,” kata Somchai Sawangkarn, ketua tim komisi perancang RUU tersebut disalin dari BBC.

Setelah dilegalkan, warga Thailand akan mendapatkan ganja yang diperlukan untuk keperluan pengobatan, jika mereka memiliki resep atau sertifikat yang diakui, lapor Bangkok Post.

Sejumlah negara di dunia telah meninjau kembali peraturan terkait penggunaan ganja. Kanada dan Uruguay sudah melegalkan penggunaan ganja, termasuk untuk penggunaan rekreasi.

Namun negara-negara di Asia Tenggara memiliki hukuman yang sangat berat terhadap pengguna atau pengedar serta pemilik narkoba.

Para ahli mengatakan ganja bermanfaat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti mengobati nyeri kronis pada orang dewasa, pengobatan mual dan muntah akibat kemoterapi, dan membantu pasien yang mengidap gejala multiple sclerosis.

Selain itu, ganja secara medis terbukti dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada individu dengan kondisi khas, termasuk fibromyalgia dan obstructive sleep apnoea syndrome dan bermanfaat bagi pengidap epilepsi.