Home / ACEH / Pesan Presiden Jokowi pada Keuchik di Aceh

Pesan Presiden Jokowi pada Keuchik di Aceh

Presiden Jokowi saat berdialog dengan para pendamping desa dan keuchik di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat (14/12/2018). (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Presiden Joko Widodo berpesan kepada keuchik di Aceh agar setiap proyek yang memanfaatkan dana desa mampu menyerap pekerja lokal di gampong setempat.

Dengan demikian, perekonomian dan lapangan pekerjaan di desa/gampong akan berangsur menjadi semakin baik ke depan.

“Hati-hati dengan uang yang begitu sangat besar. Penggunaan dana desa harus fokus, tepat sasaran sesuai kebutuhan yang ada di gampong kita,” pesan Jokowi kepada para keuchik di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat (14/12/2018).

Presiden mempersilahkan kepada para keuchik untuk memanfaatkan dana desa dengan membangun irigasi, posyandu, dan lainnya yang memiliki manfaat besar bagi rakyat.

“Jangan selesai dibangun kemudian tidak bermanfaat, kenapa dana desa diberikan? karena sebelumnya dana tersebut beredar di kota, khususnya di Jakarta hampir 90 persen,” sebut Jokowi.

Presiden menjelaskan, dana desa itu diberikan dengan harapan adanya perputaran uang di desa-desa di seluruh pelosok Nusantara.

“Kalau membangun jalan, irigasi, belilah batu, pasir di desa setempat. Jika tidak ada beli di desa sebelah. Kalaupun tidak ada beli di kecamatan yang sama, jangan biarkan uang itu kembali lagi ke Jakarta,” pesan Jokowi.

“Manfaat dana desa harus betul-betul merubah warna desa, kerja sama keuchik dan pendamping harus benar-benar sambung, jangan sampai tidak sambung, sehingga dana desa tidak berjalan dengan baik,” tambah Jokowi.

Seperti diketahui, jumlah dana desa yang dikucurkan pemerintah semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Tahun 2015 dana desa telah dikucurkan kurang lebih Rp20 triliun, 2016 Rp47 triliun, 2017 Rp60 triliun dan tahun 2018 Rp60 triliun.

“Jika tahun depan ditambah Rp70 trilun maka totalnya sebesar Rp257 triliun,” kata Jokowi disambut tepuk tangan para keuchik dan pendamping desa. []