Home / ACEH / Saryulis Terpilih Sebagai Ketua HMP Ilmu Perpustakaan

Saryulis Terpilih Sebagai Ketua HMP Ilmu Perpustakaan

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Drs. Anwar, M.Hum foto bersama ketua HMP terpilih. (Istimewa)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – M. Saryulis HR akhirnya terpilih menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2019-2020 menggantikan Muhammad Rizki.

Saryulis terpilih setelah berhasil unggul atas rivalnya Murti Rahadi pada pemilihan raya (pemira) yang digelar di pelataran Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (10/12/2018).

Dalam pemilihan tersebut, Saryulis memperoleh 159 suara dan Murti Rahadi mendapatkan 107 suara sedangkan 4 suara lainnya rusak.

Ketua KPR FAH, M. Ilham Mansuridi dalam rilis diterima Klikkabar.com mengatakan, pemilihan kali ini berlangsung cukup seru, aroma persaingan antar kedua kandidat juga cukup terasa.

“Semoga ketua yang terpilih yang sudah mendapatkan kepercayaan dapat menjalankan amanah dengan baik,” kata Ilham usai perhitungan suara, Senin (10/12/2018) sore.

Sebelumnya, kata Ilham, dalam pesta demokrasi ala mahasiswa tersebut juga ditetapkan secara aklamasi ketua HMP Sejarah Peradaban Islam, Haikal, Ketua HMP Bahasa dan Sastra Arab dipercayakan kepada Zulhelmi dan Ipak Yuni Mahara sebagai ketua HMP D3 Ilmu Perpustakaan.

“Pada pemira serentak kali ini, hanya HMP S1 Ilmu Perpustakaan yang mempunyai dua calon, selainnya hanya calon tunggal dan akhirnya ditetapkan sebagai ketua HMP masing-masing Prodi dilingkungan FAH UIN Ar-Raniry,” ujar Ilham.

Sementara itu, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Drs. Anwar, M.Hum dalam arahan dan sambutannya mengingatkan bahwa berbeda pilihan dalam sebuah pemilihan itu adalah hal yang wajar, jangan pula perbedaan itu kita pelihara terus menerus sehingga kita lupa bahwa kita satu.

“Saudara-saudara yang terpilih kini bukan milik satu orang, bukan milik satu angkatan tetapi milik semua mahasiswa yang ada dalam prodi yang saudara pimpin khususnya dan seluruh mahasiswa FAH pada umumnya karena sejatinya kepemimpinan setiap periode harus digilir, siapapun ketua yang terpilih harus bertanggungjawab untuk membangun organisasi dan melakukan pergerakan,” ujar Anwar. []