Home / BERITA TERBARU / Kenali Kebiasaan Buruk di Media Sosial

Kenali Kebiasaan Buruk di Media Sosial

Ilustrasi media sosial.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Berikut ini kebiasaan buruk di media sosial yang harus ditinggalkan seperti disalin dari popular, Minggu (9/12/2018).

1. Mengikuti kehidupan yang terlihat sempurna

Entah itu rumah mereka yang dihias sempurna atau fakta bahwa seluruh hidupnya kelihatannya sedang berlibur. Anda mungkin merasa sangat malu dengan betapa sedikit yang telah dicapai dibandingkan influencer yang Anda ikuti.

Ternyata gaya hidup dan kebahagiaan mereka di media sosial pun tidak selalu sama dengan kenyataannya. Anda akan segera menyadari bahwa kesempurnaan hanyalah khayalan belaka.

2. Mengutamakan like dari orang lain

Berapa lama menggunakan aneka filter dan mengedit foto untuk mendapatkan like? Sangat mudah untuk terjebak dalam media sosial sehingga lupa bahwa semua like dan komentar itu tidak ada artinya di dunia nyata. Kecuali pekerjaan

Anda adalah memang sebagai influencer. Anda akhirnya akan menyadari bahwa validasi dari orang yang belum pernah ditemui bukanlah bagaimana Anda harus mengukur harga diri Anda.

3. Terbawa ke dalam arus negatif

Media sosial dapat menciptakan komunitas yang positif dan negatif. Entah itu mengkritik seseorang dan mengatakan sesuatu yang menyinggung sehingga menjadi pusaran argumen dan kebencian.

Padahal Anda belum mengenal baik orang tersebut. Terus-menerus terpapar semua hal buruk di dunia online malah dapat menyebabkan perasaan sinisme yang berpotensi meresap ke interaksi sehari-hari dengan orang-orang terdekat di sekeliling. Bahkan dapat mengubah diri sendiri menjadi seseorang yang kurang pemaaf.

4. Kegiatan yang lebih bermanfaat

Melihat orang lain menjalani kehidupan terbaiknya hanya dapat membuat Anda merasa lebih kesepian. Cobalah melakukan kegiatan lain yang lebih bermanfaat dan menghabiskan waktu dengan hal yang berguna.

Ini tentu dapat mengangkat suasana hati Anda dan menghasilkan pola pikir yang akan lebih positif. Menjadi salah satu generasi yang tumbuh dengan media sosial memang sulit, tetapi mari mencoba menjadi yang jauh lebih baik.