Home / BERITA TERBARU / Kemendagri Bongkar Jual Beli Blangko KTP-el

Kemendagri Bongkar Jual Beli Blangko KTP-el

Ilustrasi KTP-el.

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri mengungkap kasus pidana Penjualan Blangko KTP-el (dokumen negara) di Pasar Online.

Sebelumnya, Kemendagri berhasil mengungkap penipuan yang menggunakan nomor handphone dan indentitas yang mengaku Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kemendagri pada Juli lalu.

“Perlu dijelaskan bahwa setiap blangko KTP-el memiliki nomor UID atau nomor identitas Chip yang khas yang membedakan satu dengan yang lain. Nomor ini tercatat secara sistematis sehingga dapat diketahui dengan mudah keberadaan blangko KTP-el,” jelas Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Zudan Arif, Rabu (6/12/2018).

Zudan menuturkan terkait indentitas pelaku pengungkapannya menjadi mudah karena database kependudukan telah menyimpan data perseorangan penduduk termasuk data biometrik bagi penduduk dewasa.

Disamping itu dengan adanya registrasi kartu prabayar yang mengaitkannya dengan data kependudukan memberikan kemudahan tersendiri dalam pelacakan pelaku karena posisi pelaku dapat diketahui dengan mudah dengan mengetahui koordinat keberadaannya.

Dirjen Dukcapil meminta kepada semua toko online dan pihak lain yang masih menawarkan penjualan blangko KTP-el untuk menghentikan kegiatan yang berindikasi pidana ini karena ancaman pidana yang berat dan dapat mengganggu kondusivitas dan stabilitas negara.

“Sesuai Pasal 95B UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan bahwa pelayanan KTP-el tidak dipungut biaya. Dan apabila terjadi pemungutan dalam memberikan pelayanannya terkena sanksi pidana paling lama 6 tahun atau denda paling banyak 75 juta rupiah” pungkasnya.