Home / ACEH / PSW UIN Adakan Worskop Cara Kelola Jurnal Berbasis OJS

PSW UIN Adakan Worskop Cara Kelola Jurnal Berbasis OJS

Istimewa

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelola dan penulis pada jurnal, Pusat Studi Wanita (PSW) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggelar workshop pengelolaan jurnal ilmiah elektronik berbasis open journal system (OJS).

Kegiatan tersebut berlangsung pada 29-30 November 2018, di Ruang Multimedia ICT Center UIN Ar-Raniry.

Ketua Panitia, Dra. Mustabsyirah Husein dalam rilis diterima Klikkabar.com, Sabtu (1/12/2018) mengatakan, PSW UIN Ar-Raniry memiliki jurnal yang diberi nama Takammul, yaitu jurnal studi gender dan Islam serta perlindungan anak.

Kata dia, jurnal tersebut memuat hasil penelitian, editorial, tinjauan pustaka dan tinjauan literatur dan karya ilmiah dosen maupun mahasiswa tentang isu Gender, Keluarga dan Anak dalam Islam.

Mustabsyirah mengatakan, jurnal Takammul dilaunching pada oleh Rektor pada 2013 lalu, dengan registrasi LIPI nomor print ISSN 2303-2103 dan pada tahun 2017 peralihan dari jurnal cetak menjadi jurnal elektronik atau OJS dengan registrasi LIPI nomor E-ISSN 2550-1348.

“Dalam rangka meningkatkan kemampuan para pengelola baik penulis mamupun editor jurnal tersebut, perlu dilakukan workshop seperti ini, sehingga aturan dan manajemen pengelolaan dapat dipahami dengan baik,” ujarnya.

Mustabsyirah menambahkan, workshop tersebut dilaksanakan untuk melatih manajemen publikasi ilmiah dari proses call for paper, peer review, hingga penerbitan dalam bentuk online, melatih pengelola dan editor dalam mengelola manajeman jurnal, serta dapat menambah wawasan bagi penulis (dosen/peneliti) dan mahasiswa dalam publikasi OJS.

Selain itu, juga dapat mempekenalkan tata cara penulisan dan publikasi artikel ilmiah yang berkualitas di kalangan dosen dan mahasiswa, meningkatkan keterampilan serta teknik publikasi hasil penelitian yang memenuhi standar jurnal terakreditasi dan bereputasi nasional maupun internasional, menyusun SOP pengelolaan jurnal berbasis OJS.

“Setelah workshop tersebut, diharapkan akan meningkatnya publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa di lingkungan UIN Ar-Raniry, serta dapat melahirkan SOP pengelolaan jurnal elektronik berbasis OJS yang berorientasi akreditasi dan sesuai dengan situasi dan kondisi pengelola,” kata Dia.

Mustabsyirah menyebutkan, peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari editor in chief, managing editor, editors dan authors.

Materi yang disampaikan antara lain Academic Wiriting (artikel jurnal) oleh Dr. Syaifullah Muhammad, ST, M.Eng.

Kemudian, Arah Kebijakan Penelitian/Publikasi dan Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Jurnal Nasional dan Internasional untuk Isu Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak: Kiat menembusnya, oleh Prof. Eka Sri Mulyani, MA, Ph.D.

Lalu, Manajemen Pengelolaan Jurnal Ilmiah Elektronik, Tugas-tugas pokok dan fungsi pengelola jurnal (editor-in-chief, managing-editor, editors), oleh Dr.Anton Widyanto, MA & Syamsul Rizal, M.Pd.

Sebelumnya, Wakil Rektor bidang akademik dan kelembagaan UIN Ar-Raniry, Dr. H. Gunawan Adnan, MA, Ph.D saat membuka acara mengatakan, bahwa banyak hal yang dapat diteliti dan ditulis tentang perempuan dan anak menurut Islam.

“Perempuan merupakan suatu segmen penting dalam kehidupan manusia, Rasul Muhammad Saw dalam haditsnya mengatakan, bahwa Perempuan merupakan institusi pendidikan yang utama dan terutama sekali bagi seorang manusia,” ujarnya.

Gunawan menambahkan,banyak hal yang dapat diteliti dan ditulis tentang perempuan, saat ini menjadi penting bagaimana temuan dan kajian-kajian tidak hanya berhenti pada tulisan saja atau artikel tidak terpublis, ke depan kita berharap apa saja yang dihasilkan dari penelitian dan temuan terbaru melalui riset akan dapat diketahui oleh orang banyak.

Di sisi lain, menurut Warek I UIN banyak hal lain yang dapat diteliti, misalnya tentang kehidupan sehari-hari keluarga di lingkungan masyarakat, kebiasaan yang terjadi dimana sangat merugikan bagi kaum perempuan, juga terkait dengan hak yang didapatkan oleh anak dari orang tua dengan berbagai kesibukan dan perubahan budaya saat ini, serta yang paling penting tentang pendidikan keluarga. []