Home / ACEH / Ketua DPR Aceh Besar: “Penyuluh Agama Harus Jadi Garda Terdepan”

Ketua DPR Aceh Besar: “Penyuluh Agama Harus Jadi Garda Terdepan”

Ist

KLIKKABAR.COM, ACEH BESAR- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Sulaiman, SE menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW sekaligus silaturrahmi dengan sejumlah penyuluh agama se-Aceh Besar serta peusijuek Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang baru juga Se-Aceh Besar, kegiatan berlangsung di Mesjid Al- Faidzin Lam Peuneurut, Kecamatan Darul Imarah,Sabtu 1Desember 2018.

Dalam sambutannya, Sulaiman selaku Pimpinan DPRK Aceh Besar mengaku bangga bisa hadir ditengah para penyuluh agama yang bertugas di Aceh Besar, menurutnya, penyuluh agama harus menjadi Garda terdepan dalam bidang Keagamaan.

“Penyuluh agama punya peran besar ditengah masyarakat sebagai salah benteng seiring maraknya pendangkalan aqidah selama ini, dan juga menjadi pilar dalam mensosialisasi pentingnya menjauhi narkoba,” katanya.

Dimata ketua DPRK Aceh Besar ini, penyuluh agama harus menjadi pengayom ditengah masyarakat, karena masyarakat sangat membutuhkan jiwa-jiwa muda dari penyuluh untuk meluruskan segala persoalan yang dilema ditengah masyarakat, khususnya Aceh Besar.

“Teruslah menjaga kekompakan sesama penyuluh, tidak ada Keberhasilan tanpa adanya kebersamaan, bekerjalah dengan tulus, karena ketulusan adalah kunci dari sebuah keberhasilan,” lanjutnya.

Di samping itu, kepada seluruh KUA yang baru, ia berharap bekerja sesuai dengan aturan yang ada, begitu juga terhadap kearifan lokal di Aceh Besar menjadi penting untuk dijaga.

“Bekerjalah semaksimal mungkin, jika ada timbul persoalan di lapangan, tentu saya sebagai ketua DPRK Aceh Besar membuka ruang diskusi selebar nya untuk kita selesaikan dengan baik,”.

*Sapa Warga Desa Ruyung*

Selaku ketua DPRK Aceh Besar tentu menjadi sebuah tanggung jawab untuk bertemu masyarakat yang diwakilinya, hal itulah yang dilakukan Sulaiman Rabu malam kemarin menemui puluhan warga Desa Ruyung, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Dalam pertemuan yang terbilang sederhana itu, Sulaiman menyampaikan progres perkembangan DPR selama ini, serta diskusi dengan warga terkait arah pembangunan Aceh Besar kedepan.

“Hakikat dari sebuah jabatan sebagai DPR adalah pengabdian, bukan mencari kerja, disinilah butuh pemikiran cerdas dari semua elemen masyarakat agar Aceh Besar jauh lebih berkembang kedepan,” katanya dihadapan masyarakat yang hadir.

Ia juga menyebutkan, jabatan sebagai anggota dan ketua DPR merupakan sebuah amanah yang dititipkan oleh Allah yang nantinya akan dipertanyakan kembali saat hari hisap, kiamat kelak.

“Kinerjanya itu dipertanyakan kembali oleh Allah, apa yang telah kita lakukan selama menjabat, jadi, jabatan ini sebenarnya bukan sebuah permainan, melainkan harus dijalankan dengan serius dan jujur,” tutupnya.