Home / ACEH / Riefky Harsya Bantu Biaya Pengobatan Aris Penderita Bocor Jantung

Riefky Harsya Bantu Biaya Pengobatan Aris Penderita Bocor Jantung

Foto: Klikkabar.com

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH- Adalah Aris Habibal Umar (6) anak pertama dari pasangan suami Istri Abdul Munir-Rajidah asal desa Gunong Pungki, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya akhirnya harus diterbangkan ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut terkait kejelasan penyakit yang mengindap. Keluarga kecil itupun harus menetap di ibu kota negara (Jakarta) dalam kurun waktu tergolong lama, sebulan lebih, saat itu.

Ditemui awak media saat mendarat di bandara Sulthan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar, Jumat 30 November 2018, orang tua Aris bernama Abdul Munir itu menceritakan ihwal dari gejala penyakit jantung yang mengindap tubuh anak kesayangnya.

Singkatnya, Aris awalnya disangka sesak nafas dan diobati secara tradisional di kampung halaman, namun hari demi hari tak kunjung sembuh dan tergolong makin tidak meyakinkan kalau Aris didera sesak nafas.

Atas saran keluarga, Abdul Munir bersama istri membawa Aris ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Nagan Raya yang kemudian dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, hal itu terjadi pada 21 Oktober 2018, pihak RSUZA juga mengeluarkan rujukan untuk dibawa ke Jakarta, tepatnya di rumah sakit Harapan Kita, salah satu rumah sakit terkenal menangani masalah jantung.

Pada 23 oktober 2018, Aris periksa RS Jantung Harapan Kita, di rontgen, Scan Eco, CT Scan seluruh badan, barulah keluar hasil dan dinyatakan Aris
Mengalami pembocoran jantung antara pembuluh darah merah & darah putih, sehingga darah pasien bercampur, disamping itu, Aris juga mengalami paru terjepit.

“6 bulan sekali kontrol harus kontrol. tindakan operasi baru bisa dijalankan menunggu antrian 1-3 tahun, karena prosedur,” ungkap Munir.

Terimakasih kepada Semua Pihak

Abdul Munir bersama Istrinya mengucapkan terimakasih kepada salah satu anggota DPR-RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya yang selama ini terus membantu sejak awal pengobatan di Banda Aceh hingga di Jakarta.

” Teuku Riefky Harsya terus berupaya memfasilitasi dan membantu terkait pengobatan anak saya, kalau berharap dari penghasilan saya, masih jauh dari kata mungkin bisa berobat ke Jakarta, namun Allah berkata lain, sehingga Riefky menanggung segala biaya kebutuhan kami,” ujarnya dengan nada sedikit terbata.

Selain untuk kepada T. Rifky, Munir juga mengucapkan terimakasih kepada Dandim Nagan Raya, BPJS dan semua pihak yang telah membantu selama ini.

Sementara itu tim ahli Teuku Riefky Harsya, Aidil Mashendra mengaku, pihaknya akan terus mengontrol proses pengobatan Aris hingga sembuh. Menurutnya, Riefky Harsya juga bersedia menanggung biaya pengobatan Aris untuk tahap selanjutnya.

“Pihak Riefky Harsya di Jakarta akan tetap mengontrol dan menginformasikan. Jika memang beliau (Aris) perlu berangkat ke Jakarta untuk pengobatan akan kita upayakan,” ujarnya.

Dari tim dokter, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa Aris harus menjalani operasi tahap selanjutnya. Menurutnya, pihak rumah sakit menyatakan sesuai prosedur antrian operasi selama 1-3 tahun.

“Teuku Riefky Harsya¬† meminta agar proses operasi dipercepat daan beliau siap membantu,” ujarnya.