Home / ACEH / Sambut Sandi, Tim Pembela Jokowi Laporkan 2 Calon DPD Aceh

Sambut Sandi, Tim Pembela Jokowi Laporkan 2 Calon DPD Aceh

Imran Mahfudi (kanan) dan Azfilli (Kiri) TPJ Aceh, menyerahkan laporan dan bukti diterima Nuzul Rahmah dari Panwaslih Aceh.

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Tim Pembela Jokowi (TPJ) Aceh melaporkan dua calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Aceh ke Panwaslih Aceh. Kamis 22 November 2018.

Dua calon anggota DPD yang dilapor tersebut yakni Anwar Ahmad dan Teuku Saifulah.

Menurut TPJ, kedua calon anggota DPD tersebut dilaporkan ke Panwaslih karena keduanya diduga terlibat dalam kegiatan kampanye calon wakil presiden Sandiaga Uno di Banda Aceh pada tanggal 20 November 2018 yang lalu.

Koordinator TPJ Aceh Imran Mahfudi SH MH, menyebutkan, yang paling fatal adalah keterlibatan Anwar Ahmad (Mantan Ketua PAN Aceh) dalam Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Aceh sebagai wakil ketua. Nama Anwar tertuang dalam SK pembentukan Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Aceh sebagai mana dipublikasi dalam website KIP Aceh.

“Disamping itu beliau (Anwar Ahmad) juga hadir dalam bebetapa kegiatan kampanye Sandiaga Uno tanggal 20 Nobember 2018 yang lalu,” ujar Imran melalui siaran persnya.

Sedangkan T Syaifullah dilaporkan TPJ Aceh terkait dengan kehadiran dan keterlibatan Calon DPD Nomor urut 43 itu dalam Kampanye Sandiaga Uno di Makam Sultan Iskandar Muda,

“Beliau hadir dan tetlibat dalam kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Tindakan Calon DPD dari Aceh tersebut, menurut TPJ, keduanya diduga telah melanggar Ketentuan Pasal 4 ayat (4) PKPU Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye.

Berkaitan dengan laporan yang dilakukan tersebut, TPJ Aceh juga sudah menyerahkan beberapa barang bukti antara lain berupa SK Tim Pemenangan Prabowo-Sandi Aceh, foto-foto keduanya dan pemberitaan di media massa.

Laporandan barang bukti diterima oleh Nuzul Rahmah dari Panwaslih Aceh. “Ya semua bukti sudah kita serahkan saat menyampaikan laporan,” ujarnya.

Imran Mahfudi berharap agar Panwaslih Aceh agar segera memproses laporan tersebut dan jika terbukti melanggar, pihaknya meminta agar melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Rel)