Home / BERITA TERBARU / Memaksa Menabung Lebih Banyak

Memaksa Menabung Lebih Banyak

 

KLIKKABAR.COM, JAKARTA – “A penny saved is a penny earned.” Demikian kata mantan Presiden Amerika Serikat Benjamin Franklin  perihal penting uang. Nyatanya, hal tersebut tidak mudah dijalani.

Pendapatan bulanan cenderung stagnan. Kalau ada kenaikan, kenaikan itu sejalan kenaikan harga barang di pasar akibat inflasi. Pendapatan juga tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pokok seperti makan dan transportasi saja.

Karena itu, menabung dan investasi ketika uang sudah bertambah banyak atau kebutuhan lebih sedikit. Bila ini yang terjadi saban bulan, perencana keuangan Mack Courter men yatakan harus ada langkah radikal. Berikut ini tip menabung yang dikutip dari smartmoney.

1.Membuat Rekening Autodebet

Bila susah menabung atau menyimpan uang, gunakan fitur ini. Buat rekening dana pensiun, investasi dan tabungan secara otomatis.  Cukup mendatangi bank dan meminta fasilitas autodebet bulanan.

“Beberapa orang juga khawatir sistem ini membuat mereka kehabisan uang sebelum akhir bulan. Jangan khawatir. Situasi tersebut juga akan membuat kamu lebih cerdik menghemat pengeluaran,” sarannya dalam artikelnya di Investopedia.

2.Aturan 2%

Memulai menabung dan investasi tanpa melukai anggaran? Seperti berlari, jangan mencoba lari terlalu jauh dengan kecepatan tinggi. Sisihkan 2% dari total pendapatan bulanan. Bila gaji Rp 5 juta tiap bulan, sisihkan Rp 100 ribu.

“Tiap bulan, naikkan setidaknya 1% sampai kamu menabung 6% dari total pendapatan bulanan,” tambahnya.

Menabung dengan skala kenaikan seperti ini akan memberi kamu keuntungan. Salah satunya, sistem bunga majemuk yang menguntungkan di jangka panjang.

3.Membuat Amplop Khusus Pengeluaran

Kembali pada metode perencana keuangan di zaman dahulu.  Memasukkan anggaran untuk makan, transportasi, cicilan rumah dan lain dalam amplop khusus.

4.Tinggalkan Kartu Kredit di Rumah

Bila merasa kartu kredit adalah salah biang kehancuran perencanaan keuangan kamu, tinggalkan di rumah. Bayar sesuatu dengan uang tunai (cash), menurut perencana keuangan, bisa membantu kamu menabung lebih banyak.