Home / ACEH / Pakeh Ajak Ulama dan Umara Bersatu Kembangkan Dayah

Pakeh Ajak Ulama dan Umara Bersatu Kembangkan Dayah

Daud Pakeh (Istimewa)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H M Daud Pakeh mengajak ulama dan umara untuk bersatu mengembangkan dan memajukan pondok pesantren yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikannya dalam sambutannya pada Rapat Kerja Ulama dan umara yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Dayah Aceh di Hotel Grand Aceh Syariah, Landom, Banda Aceh, Senin (12/11/2018).

“Mari para ulama dan umara di negeri ini bersatu, berpikir untuk membangun dan mengembangkan dayah yang lebih maju dan lebih baik di masa mendatang,” ajak Daud Pakeh.

Kata dia, hal itu menjadi peran semua kalangan untuk mewujudkan itu, karena dayah atau pondok pesantren punya sejarah panjang jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Di Indonesia lahirnya pondok pesantren pertama menjadi bukti kuatnya pendidikan di pondok pesantren dimasa lalu, seandainya Indonesia tidak dijajah oleh Belanda, maka tidak ada sekolah atau madrasah tapi yang ada hanyalah dayah,” ujar Daud Pakeh.

Setelah lahirnya Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, “Pondok pesantren telah diakui keberadaannya secara nasional oleh pemerintah,” sebutnya lagi.

Selain itu, Daud Pakeh juga mengungkapkan bahwa suatu akan kita lihat banyaknya kader atau santri yang akan jadi pemimpin di negeri ini.

“Sesuatu yang tidak mengherankan bila suatu saat di negeri ini pemimpin dan tokoh besar akan lahir dari pondok pesantren, pembinaan sejak sekarang terhadap pengembangan sumber daya manusia mutlak diperlukan,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajak para pimpinan pesantren untuk dapat mengikuti aturan pemerintah “Seperti izin operasional dan data Emis perlu diikuti, sehingga dayah punya data dan identitasnya tercatat pada pemerintah,” jelas Daud Pakeh.

Kemenag Aceh dan Disdik Dayah Aceh terus berkolaborasi dalam melakukan berbagai program untuk peningkatan kualitas mutu pondok pesantren di Aceh, semua dilakukan untuk pemberdayaan umat dan peningkatan pendidikan keagamaan, tutup Daud Pakeh.

Raker itu dibuka Kadis Pendidikan Dayah Aceh, Usamah SAg MM, ia menyatakan dukungannya terhadap tiga Program Unggulan dalam pengembangan dayah di Aceh yaitu Program Muadalah, Program Pendidikan Diniyah Formal dan Program Wajardikdas.

Rapat Kerja Ulama dan Umara tersebut bertema “Satukan persepsi tentang program diniyah dayah formal pada pondok pesantren salafiyah,” berlangsung sejak 13 s.d 14 November 2018.

Kegiatan itu diikuti Pimpinan Ponpes Salafiyah Murni, Pimpinan Ponpes Penyelenggara Wajardikdas, Pimpinan Ponpes Pelaksana Pendidikan Diniyah Formal dan Muadalah se Aceh. []