Home / ACEH / Dua Nelayan Aceh di Myanmar tak Dimasukkan Dalam Penjara

Dua Nelayan Aceh di Myanmar tak Dimasukkan Dalam Penjara

Kondisi nelayan Aceh yang ditahan di Penjara Kawthoung, Myanmar. (Istimewa)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Rombongan nelayan Aceh yang terdampar di Myanmar hingga saat ini masih ditahan di penjara Kawthoung yang ada di bawah otoritas Kemendagri negara tersebut.

Dari 16 nelayan Aceh yang terdampar, satu di antaranya meninggal dunia atas nama Nurdin (41), Warga Gampong Tanjong, Kec. Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Ia meninggal karena tidak bisa berenang saat melompat ke laut setelah disergap oleh Angkatan Laut Myanmar. Jenazah Nurdin telah dimakamkan di kawasan Kawthong pada Rabu (7/11/2018).

Kadis Sosial Aceh, Alhudri menyebutkan, nelayan Aceh yang tersisa di Myanmar saat ini berjumlah 15 orang. Dari jumlah itu, dua di antaranya tak dimasukkan dalam penjara karena masih di bawah umur.

Kedua nelayan itu adalah Muhammad Akbar dan Paiturahman yang masih berumur 15 tahun. Kini, hari-hari mereka di Myanmar ditemani oleh penduduk Muslim di sekitar penjara.

“Keduanya berada di luar penjara dan diberi makan oleh orang-orang Muslim di sana,” jelas Alhudri.

Hingga saat ini, kata Alhudri, KBRI di Yangon sedang berupaya berkoordinasi dengan otoritas setempat agar 15 nelayan Aceh itu bisa segera dipulangkan.

“KBRI akan memberikan bantuan hukum untuk memulangkan mereka,” jelasnya. []