Home / ACEH / Farhan Hamid: Bandar Narkoba Mulai Masuk Dayah

Farhan Hamid: Bandar Narkoba Mulai Masuk Dayah

Farhan Hamid saat berdiskusi dengan mahasiswa Bireuen di Banda Aceh, Minggu (10/11/2018). (Muhammad Fadhil/Klikkabar.com)

KLIKKABAR.COM, BANDA ACEH – Mantan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI asal Aceh, Farhan Hamid mengatakan, peredaran narkotika di Aceh semakin mengkhawatirkan.

Bahkan, politisi asal Bireuen ini menyebut bandar narkoba di Aceh saat ini sudah berani masuk ke dayah-dayah dengan tujuan mengelabui masyarakat.

“Misalnya ini mau maulid, bandar tersebut sumbang satu ekor lembu, padahal dia tidak memiliki pekerjaan yang jelas,” kata Farhan saat berdiskusi dengan mahasiswa Bireuen di Banda Aceh, Minggu (11/11/2018).

Menurut dia, tujuan bandar masuk ke dayah supaya masyarakat sekitar memiliki pandangan atau simpati untuk bandar yang bergelagat laksana dermawan itu.

“Dengan begitu, bandar tersebut disegani oleh masyarakat,” katanya.

Farhan Hamid memiliki beberapa saran kepada pemerintah agar pengedar maupun pengguna narkoba di Aceh dapat diminimalkan, salah satunya dengan membuat qanun gampong.

Dalam qanun itu, kata Farhan, harus ditegaskan bahwa jika kedapatan warga gampong tersebut menjadi pengguna maupun pengedar, maka harus minggat dan hartanya diserahkan ke Baitul Mal.

“Begitu juga untuk kabupaten/kota, berlakukan qanun itu,” ujar Farhan. []