Home / ACEH / Dosen UTU: Relokasi Jembatan Ulee Raket

Dosen UTU: Relokasi Jembatan Ulee Raket

(Foto: Istimewa)

KLIKKABAR.COM, ACEH BARAT –  Abudment Jembatan Ulee Raket Aceh Barat yang sudah lama rusak, akhirnya putus pada Senin, pukul 00.30 wib (12/11/2018). Jembatan ini putus karena meningkatnya debit air Krueng Meureubo.

Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Pante Ceureumen dan Kecamatan Kaway XVI. Sebelumnya, masyarakat sudah mengingatkan pemerintah kondisi jembatan yang rusak, serta sudah banyak jatuhnya korban di jembatan tersebut.

“Ekses putusnya jembatan ini menyebabkan terisolasi masyarakat di 25 desa, memutuskan akses transportasi, mobilisasi barang sembako dan lain-lain dalam waktu yang lama,” ungkap Aduwina Pakeh, tokoh muda Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat, Senin (12/11/2018),

Aduwina menerangkan  kondisi masyarakat Pante Ceureumen pasca terputusnya  yang harus memutar jauh ke kecamatan Pante Ceureumen.

Dosen Universitas Teuku Umar (UTU) ini menuturkan untuk menangani kondisi ini, pemerintah harus mengambil tindakan sigap dengan  bangun kembali jembatan.

“Saran kami lokasinya dipindahkan saja tidak jauh dari posisi semula, di mana kondisi tanah dan aliran sungainya tidak kencang. Jika pemerintah terlambat merespon, jangan salahkan kami anak-anak muda yang akan bersuara lantang dengan cara kami. Kami berharap pemerintah kabupaten Aceh Barat, Pemerintah Aceh untuk segera merespons,” pintanya.